Enam Jemaah Haji Debarkasi Makassar Masih Dirawat di Arab Saudi
- 01 Jul 2026 17:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar hampir rampung, namun masih ada enam jemaah yang hingga kini belum bisa kembali ke tanah air. Keenam jemaah tersebut masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, memastikan bahwa seluruh jemaah yang masih dirawat akan dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang. Menurutnya, pemulangan jemaah akan dilakukan secara bertahap begitu kondisi kesehatan mereka membaik.
“Masih ada enam jemaah yang dirawat di sana. Kalau mereka sudah layak terbang dan dinyatakan sembuh, tentu akan dikembalikan sampai ke tanah air dan ke daerah masing-masing,” ujar Ikbal Ismail saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu 1 Juli 2026.
Ia menjelaskan, keenam jemaah tersebut berasal dari beberapa kabupaten berbeda di wilayah Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia. Meski demikian, pihaknya belum merinci identitas lengkap maupun daerah asal masing-masing jemaah demi menjaga privasi keluarga.
Terkait kondisi kesehatan, Ikbal menyebut para jemaah mengalami gangguan kesehatan yang bervariasi. “Macam-macam penyakitnya, tapi yang jelas intinya mereka belum layak terbang sehingga masih harus menjalani perawatan,” katanya.
Menurut Ikbal, kondisi kesehatan para jemaah mulai menurun setelah melewati fase Armuzna, yakni rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Fase tersebut memang dikenal sebagai tahapan paling menguras fisik, terutama bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan.
Meski masih berada di Arab Saudi, keenam jemaah tersebut dipastikan tidak sendiri dalam menjalani masa perawatan. Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan tim pendamping yang terus mengawal dan memantau kondisi jemaah hingga benar-benar pulih.
“Ada petugas kami di sana yang terus mendampingi jemaah. Jadi keluarga tidak perlu khawatir karena mereka tetap dalam pengawasan,” jelas Ikbal. Pendampingan itu dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan medis maupun administratif jemaah dapat terpenuhi dengan baik.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Sulsel berharap kondisi keenam jemaah segera membaik agar dapat dipulangkan dan berkumpul kembali bersama keluarga. Ikbal juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh jemaah, terutama setelah melalui rangkaian ibadah haji yang cukup berat secara fisik dan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....