Kloter 10 UPG Kembali dari Tanah Suci, Wabup Wajo Harap Jemaah Jadi Teladan
- 09 Jun 2026 09:24 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,.Makassar.- Suasana haru dan penuh syukur mewarnai Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar saat jemaah haji Kloter 10 UPG asal Kabupaten Wajo kembali menginjakkan kaki di Tanah Air, Senin, 8 Juni 2026. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, bersama istrinya, dr. Hj. Sitti Maryam. Turut hadir Kepala Bagian Kesra Kabupaten Wajo serta Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Wajo.
Sebanyak 393 jemaah dan petugas tiba di Makassar menggunakan pesawat Garuda Indonesia penerbangan GIA 1410 yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 14.56 WITA.
Kloter ini terdiri atas 386 jemaah asal Kabupaten Wajo, satu jemaah asal Kota Makassar, serta enam petugas kloter.
Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Asa Afif Bahri, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, petugas haji, tenaga kesehatan, dan keluarga jemaah sehingga proses pelayanan haji berjalan lancar sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan buah dari kerja sama dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam melayani jemaah. “Alhamdulillah seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan bahagia. Ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara petugas, pemerintah daerah, dan keluarga jemaah yang terus memberikan dukungan,” ujarnya.
Asa Afif juga berpesan agar para jemaah menjaga semangat ibadah dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Sepulang dari Tanah Suci, para jemaah diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat dan terus menebarkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pesannya.
Usai prosesi penerimaan, PPIH Debarkasi Makassar secara resmi menyerahkan jemaah kepada Pemerintah Kabupaten Wajo untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah masing-masing.
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan selamat. Ia berharap pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji dapat membawa perubahan positif bagi para jemaah serta menjadi berkah bagi masyarakat Kabupaten Wajo.
“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, dan membawa keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” tuturnya.
Berdasarkan data PPIH Debarkasi Makassar, jemaah termuda Kloter 10 UPG adalah Muh Imran yang berusia 18 tahun, sementara jemaah tertua adalah Andi Calle Paramata yang berusia 95 tahun. Keduanya berasal dari Kabupaten Wajo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....