Pemulangan Jamaah Haji Makassar Dijaga Tiga Ring Keamanan

  • 25 Mei 2026 09:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Embarkasi Makassar menyiapkan sistem pengamanan berlapis dalam proses Pemulangan Jamaah Haji di Asrama Haji Sudiang Makassar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan penumpukan keluarga penjemput yang diperkirakan meningkat saat kedatangan jamaah.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengatakan pengamanan dibagi ke dalam tiga ring berbeda agar arus penjemputan lebih tertib. “Dalam proses Pemulangan Jamaah Haji ini kami menerapkan tiga ring pengamanan untuk mengatur akses pengunjung,” ujar Ikbal Ismal, dalam keterangannya, Senin 25 Mei 2026.

Menurut Ikbal, ring tiga menjadi area paling luar yang masih bisa diakses oleh keluarga penjemput. Ia menjelaskan pengunjung hanya diperbolehkan masuk hingga batas depan Gedung Zamzam guna mengurangi kepadatan di area inti Asrama Haji.

“Ring tiga itu pengunjung boleh masuk sampai depan Zamzam saja,” katanya. Pembatasan tersebut dilakukan agar proses Pemulangan Jamaah Haji berjalan lebih aman dan nyaman bagi seluruh jamaah yang baru tiba dari Tanah Suci.

Sementara itu, pada ring dua, pihak panitia memberikan akses lebih dekat kepada penjemput dengan aturan yang lebih ketat. Ikbal menyebut satu kendaraan hanya diperbolehkan membawa satu orang penjemput untuk masuk ke area yang telah ditentukan.

“Ring dua diperbolehkan satu mobil satu orang penjemput masuk ke dalam,” jelas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan tersebut. Menurutnya, pembatasan jumlah penjemput menjadi langkah penting untuk menghindari penumpukan di sekitar aula penerimaan jamaah.

Meski diberi akses masuk hingga area tertentu, penjemput tetap tidak diperbolehkan memasuki Aula Arafah yang menjadi titik utama Pemulangan Jamaah Haji. Area tersebut hanya diperuntukkan bagi panitia dan jamaah demi menjaga kelancaran proses penerimaan.

“Penjemput tidak boleh masuk ke Aula Arafah,” tegas Ikbal. Ia mengatakan ring satu sepenuhnya menjadi area steril yang difokuskan untuk aktivitas panitia serta proses pelayanan jamaah yang baru tiba.

Selain pengamanan berlapis, PPIH Embarkasi Makassar juga menyiapkan skema parkir bertahap untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Sistem tersebut diterapkan menyesuaikan jumlah kloter yang tiba agar lalu lintas di kawasan Asrama Haji tetap terkendali.

“Kalau area depan sudah penuh, kendaraan baru akan diarahkan masuk ke area parkir berikutnya,” ujarnya. Dengan pola tersebut, arus kendaraan selama Pemulangan Jamaah Haji diharapkan tetap bergerak tanpa menyebabkan kemacetan panjang.

Di sisi lain, PPIH juga menetapkan mekanisme penjemputan mandiri bagi jamaah asal Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa. Ketiga daerah tersebut diperbolehkan melakukan penjemputan langsung di Asrama Haji Sudiang dengan pengaturan yang telah ditetapkan panitia.

“Makassar, Maros, dan Gowa melakukan penjemputan mandiri,” kata Ikbal. Sementara jamaah dari daerah lain diharapkan dijemput dan difasilitasi oleh pemerintah daerah masing-masing agar keluarga tidak perlu datang langsung ke lokasi.

Menurut Ikbal, keterlibatan pemerintah daerah dalam proses Pemulangan Jamaah Haji sangat membantu mengurangi kepadatan di kawasan Asrama Haji Sudiang. Ia berharap koordinasi antara panitia dan pemerintah daerah dapat membuat proses pemulangan jamaah berlangsung lebih tertib dan lancar.

“Kami berharap keluarga jamaah cukup menunggu di titik penjemputan yang telah disiapkan pemerintah daerah,” tutupnya. Dengan pengamanan dan pengaturan yang diterapkan, PPIH optimistis proses Pemulangan Jamaah Haji tahun ini dapat berjalan aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....