Dari Sepeda ke Tanah Suci, Asis Deng Lipung Wujudkan Impian Berhaji
- 25 Apr 2026 22:46 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros- Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan tekad Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual ikan keliling ini akhirnya berhasil berangkat ke Tanah Suci setelah menabung selama puluhan tahun.
Dengan berjualan ikan menggunakan sepeda, Asis hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari. Dari penghasilan tersebut, ia harus mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan dua anaknya. Meski demikian, ia tetap konsisten menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan haji.
Selama lima tahun, Asis rutin menabung antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari. Berkat kedisiplinan tersebut, ia berhasil mendaftarkan diri bersama istri dan mertuanya sebagai calon jemaah haji pada tahun 2010. Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan tekad Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual ikan keliling ini akhirnya berhasil berangkat ke Tanah Suci setelah menabung selama puluhan tahun.
Dengan berjualan ikan menggunakan sepeda, Asis hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari. Dari penghasilan tersebut, ia harus mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan dua anaknya. Meski demikian, ia tetap konsisten menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan haji.
Selama lima tahun, Asis rutin menabung antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari. Berkat kedisiplinan tersebut, ia berhasil mendaftarkan diri bersama istri dan mertuanya sebagai calon jemaah haji pada tahun 2010.
“Niat berhaji sudah lama saya tanamkan. Walaupun kondisi ekonomi sering menjadi tantangan, saya tetap berusaha,” ungkapnya.
Perjalanan menuju keberangkatan tidak sepenuhnya mudah. Saat namanya masuk dalam daftar jemaah haji tahun ini, Asis sempat menghadapi kendala biaya pelunasan. Ia juga harus menyelesaikan sejumlah tunggakan sejak awal pendaftaran. Namun, berbagai rintangan tersebut akhirnya dapat diatasi.
Kini, Asis telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Makassar pada Sabtu pagi (25/4/2026) sekitar pukul 08.00 WITA dan dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada pukul 20.20 WITA.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, menyebutkan sebanyak 387 calon jemaah haji asal Gowa yang tergabung dalam Kloter 7 telah masuk ke asrama haji.
“Rata-rata masa tunggu jemaah haji asal Gowa mencapai sekitar 15 tahun sebelum akhirnya diberangkatkan tahun ini,” jelasnya.
Kisah Asis Deng Lipung menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian. Dengan tekad, kerja keras, dan kesabaran, harapan untuk menunaikan ibadah haji dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....