Arab Saudi Siap Gelar Haji 2026, Jamaah Sulsel Mulai Bersiap
- 08 Apr 2026 17:44 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dipastikan tetap berjalan meski situasi geopolitik di Timur Tengah memanas akibat konflik yang melibatkan Iran dan Israel. Pemerintah Arab Saudi bersama sejumlah negara pengirim jamaah terus memantau perkembangan keamanan sambil memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji tetap berlangsung sesuai jadwal.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Sulawesi Selatan, Haji Ikbal Ismail, mengatakan hingga saat ini tidak ada kebijakan pembatalan ataupun penundaan penyelenggaraan haji. Arab Saudi sebagai tuan rumah tetap menyiapkan seluruh infrastruktur dan layanan bagi jutaan jamaah dari berbagai negara.
Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidak berdampak langsung pada kota suci Mekah dan Madinah, yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah haji. Kedua kota tersebut berada dalam kondisi aman dan tetap menjadi prioritas pengamanan pemerintah Arab Saudi selama musim haji berlangsung.
“Pemerintah Arab Saudi memastikan penyelenggaraan haji tetap berjalan dan kondisi di Mekah serta Madinah aman bagi jamaah,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.
Pernyataan ini sejalan dengan sejumlah laporan internasional yang menyebutkan bahwa penyelenggaraan haji 2026 tetap direncanakan sesuai jadwal, meskipun ketegangan regional meningkat. Pemerintah dan otoritas keagamaan berbagai negara terus berkoordinasi dengan Arab Saudi untuk memastikan kelancaran perjalanan dan ibadah para jamaah.
Meski demikian, dinamika konflik di kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian. Ketegangan yang dipicu serangan militer antara Iran, Israel, dan sekutunya sejak awal 2026 telah memicu gangguan pada beberapa rute penerbangan dan meningkatkan kewaspadaan keamanan di kawasan tersebut.
Dalam konteks Indonesia, pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk memastikan perjalanan jamaah tetap aman, termasuk koordinasi jalur penerbangan serta pemantauan situasi keamanan regional. Fokus utama adalah menjaga keselamatan jamaah sekaligus memastikan perjalanan menuju Tanah Suci tetap lancar.
Sementara itu, untuk Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah calon jamaah haji tahun ini tercatat sebanyak 9.758 orang yang terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter). Jamaah terbanyak berasal dari Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.
Seluruh proses administrasi jamaah, termasuk pelunasan biaya perjalanan ibadah haji serta penerbitan visa, dilaporkan telah rampung. Tahapan selanjutnya adalah pengukuhan panitia penyelenggara ibadah haji yang dijadwalkan berlangsung pada 14 April di Asrama Haji Makassar.
Ikbal juga mengimbau seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi kesehatan dan mempersiapkan diri secara optimal sebelum keberangkatan. Persiapan fisik dan mental dinilai sangat penting mengingat rangkaian ibadah haji memerlukan stamina yang baik.
Ditengah dinamika geopolitik kawasan, pemerintah berharap para calon jamaah tetap tenang dan fokus mempersiapkan diri. Dengan koordinasi internasional yang terus diperkuat serta sistem pengamanan yang diterapkan Arab Saudi, pelaksanaan ibadah haji 2026 diharapkan tetap berjalan aman, tertib, dan khusyuk bagi seluruh jamaah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....