Kakanwil Kementerian Haji Sulsel Suntik Semangat Pembimbing Haji
- 30 Nov 2025 18:27 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Baru beberapa jam dilantik di Jakarta, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan yang baru, H. Ikbal Ismail, langsung memulai tugas perdananya di Makassar. Ia hadir memberikan sambutan kunci pada kegiatan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan 1 (Mandiri) Makassar Tahun 2025, yang digelar Jumat (28/11/2025) sore.
Pelantikan H. Ikbal Ismail oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia pada pagi hari menandai awal kepemimpinan baru Kemenhaj di daerah, menyusul pemisahan lembaga tersebut menjadi kementerian tersendiri. Kehadirannya di Makassar pada hari yang sama dinilai sebagai bentuk komitmen dan keseriusan dalam membenahi serta memperkuat layanan perhajian di Sulawesi Selatan.
Acara sertifikasi yang diikuti 90 peserta dari unsur biro perjalanan, akademisi, dan ulama tersebut sebelumnya dibuka oleh Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Dr. H. Puji Raharjo. Turut hadir pula pimpinan UIN Alauddin Makassar, termasuk Rektor dan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Dalam sambutan perdananya sebagai Kakanwil, H. Ikbal Ismail yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, menyampaikan pesan penuh tekad dan semangat. “Amanah Kakanwil ini adalah tanggung jawab besar. Namun tanggung jawab yang lebih mulia ada di pundak Bapak/Ibu sebagai calon Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah. Kualitas ibadah jutaan jemaah sangat bergantung pada bimbingan yang Anda berikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sertifikasi pembimbing bukan sekadar formalitas. Selain menguasai tata cara manasik, para pembimbing juga dituntut memiliki integritas moral, kompetensi pelayanan, serta kemampuan manajerial dalam menghadapi jemaah dengan beragam latar belakang.
H. Ikbal menekankan pentingnya penerapan Moderasi Beragama dalam seluruh proses bimbingan. Pembimbing, kata dia, harus menjadi agen penyebar nilai toleransi, persatuan, dan semangat keberagamaan yang inklusif, terutama saat mendampingi jemaah di Tanah Suci. “Jadikan sertifikasi ini sebagai bekal untuk menjadi mitra strategis Kemenhaj. Kita harus bersama-sama mengakselerasi pelayanan, termasuk mempersiapkan jemaah haji sejak dini,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Kakanwil Kemenhaj Sulsel itu menyampaikan harapan agar peserta angkatan pertama sertifikasi mandiri ini dapat menjadi pembimbing yang profesional dan penuh dedikasi. “Semoga Bapak/Ibu menjadi garda terdepan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati melayani. Mari kita wujudkan penyelenggaraan haji dan umrah yang berkualitas, berintegritas, dan manusiawi di Sulawesi Selatan,” tutupnya.
Kegiatan sertifikasi mandiri ini menjadi langkah awal penguatan kapasitas SDM layanan haji dan umrah di Sulsel, sekaligus menunjukkan arah kebijakan yang lebih progresif di bawah kepemimpinan Kakanwil yang baru.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....