Duka Warnai Kepulangan Jemaah Haji Kloter 38 UPG

  • 09 Jul 2025 16:24 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Suasana haru menyelimuti Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar saat 388 jemaah haji asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam kloter 38 Debarkasi UPG tiba di tanah air, Selasa (8/7/2025). Kloter ini terdiri atas jemaah asal Kota Baubau, Kabupaten Bombana, dan Buton Tengah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhammad Saleh, yang menyambut langsung kepulangan mereka, mengungkapkan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa jemaah pada musim haji tahun ini. Dalam sambutannya, ia tak kuasa menyembunyikan kesedihannya.

“Kloter ini termasuk yang paling berat ujiannya. Tiga jemaah wafat di Tanah Suci. Saya sendiri menyaksikan salah satu jemaah menghembuskan napas terakhir di Sektor II pada tengah malam. Namanya ajal, itu rahasia Allah SWT,” ujar Muhammad Saleh dengan suara bergetar.

Ketiga jemaah haji yang wafat di Arab Saudi adalah Muh Idris Abdulla (59 tahun), Sumiati Intadi Abdullah (73 tahun), dan Muhammad Rusdin Hadia (60 tahun). Selain itu, dua jemaah lain, Muslihin Adam (57 tahun) dan La Ode Abusari (68 tahun), terpaksa tertunda kepulangannya karena dinyatakan tidak layak terbang oleh tim kesehatan. “Koper mereka sudah dikirim, tapi karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, mereka harus ditunda. Kita doakan semoga bisa segera menyusul,” lanjutnya.

Kloter 38 mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pukul 11.29 WITA, dan secara resmi diserahkan oleh Kepala Bidang Akomodasi dan Transportasi PPIH Embarkasi UPG Makassar, H. Wahyuddin Hakim. Turut hadir dalam penyambutan ini antara lain Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, dan pimpinan Kemenag Kabupaten Bombana serta Buton Tengah.

Dalam pesannya kepada para jemaah, Muhammad Saleh mengajak agar nilai-nilai kemabruran haji terus dijaga sepulang ke daerah masing-masing. “Tugas kita tidak berhenti di tanah suci. Kemabruran yang diperoleh harus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh jemaah menjadi pribadi yang lebih sabar, bijak, dan peduli,” pungkasnya.

Pemulangan jemaah haji dari kloter-kloter lain masih akan berlanjut hingga seluruh kloter Debarkasi UPG kembali ke tanah air. PPIH mengimbau kepada keluarga agar memantau informasi resmi dan menjemput jemaah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....