Jemaah Haji Kloter 29 Papua Tiba di Asrama Haji Sudiang

  • 02 Jul 2025 19:12 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Sebanyak 391 jemaah haji asal Papua yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 29 telah tiba dengan selamat di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (2/7/2025) pagi). Kloter ini menjadi bagian dari gelombang kepulangan jemaah haji Indonesia melalui Debarkasi Makassar.

Koordinator Media Center Haji Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Mawardy Siradj, menyampaikan bahwa proses pemulangan berjalan lancar dengan dukungan penuh dari tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

“Dengan tibanya kloter 29, total jemaah yang telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Makassar sudah mencapai 11.352 orang,” ucap Mawardy.

Jemaah disambut langsung oleh petugas haji daerah dan keluarga yang telah menanti dengan haru. Para petugas medis juga tetap siaga di lokasi untuk memberikan pemeriksaan kesehatan awal kepada jemaah yang baru saja menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Menurut laporan tim kesehatan, sebagian besar jemaah dalam kondisi sehat. Beberapa di antaranya mendapat layanan medis ringan seperti pemeriksaan tekanan darah dan pengawasan terhadap kelelahan.

“Rata-rata jemaah hanya mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan udara. Tidak ditemukan kondisi medis darurat saat kedatangan,” jelas salah satu petugas medis Debarkasi Makassar.

Kepala UPT Asrama Haji Makassar, H. Zulkifli Hijaz, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk akomodasi, makanan, serta layanan transportasi pemulangan ke daerah masing-masing.

“Kami pastikan semua jemaah yang tiba akan mendapatkan layanan maksimal. Koordinasi antarinstansi terus kami perkuat agar proses pemulangan berjalan tertib dan aman,” ucap Zulkifli.

Dalam setiap kedatangan kloter, PPIH juga menyampaikan laporan resmi terkait jumlah jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji. Hingga saat ini, data sementara menunjukkan beberapa jemaah wafat di Tanah Suci, dan telah dibadalhajikan sesuai ketentuan syariat dan prosedur resmi dari Kementerian Agama.

Keluarga jemaah wafat akan menerima sertifikat badal haji serta pengembalian biaya haji (Bipih) dan uang asuransi, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....