UMKM Hanana Jus Hadirkan Solusi Sehat lewat Jus Buah Murni tanpa Pengawet

  • 14 Sep 2026 11:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - UMKM lokal Hanana Jus di Kota Makassar sukses menarik perhatian masyarakat melalui produk minuman kesehatan berupa jus buah murni tanpa bahan pengawet. Akhmad Aksobo selaku owner Hanana Juice ini menawarkan berbagai varian minuman sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat modern.

"Tanpa pengawet dan penggunaan gula yang tidak berlebih, kami menggunakan buah asli yang langsung dibekukan agar kesegarannya tetap terjaga," ujar owner Hanana Jus, Akhmad Aksobo dalam dialog TERAS UMKM RRI Makassar, Minggu (13/9/2026).

Ditanya awal berdiri Hanana Jus, Akhmad atau dikenal sebutan Akso menceritakan, Hanana Jus berdiri sejak September 2025 di Jalan Monumen MS 3, usaha tersebut berawal dari kepekaan melihat tren gaya hidup sehat di kalangan anak muda perkotaan. "Kami memastikan tidak ada kontak langsung antara bahan jus dengan tangan serta rutin mencuci alat setiap berganti jenis buah," ungkap Ahmad Akso.

Ia menambahkan, saat ini, Hanana Jus telah mengembangkan hingga 32 varian produk, termasuk inovasi infus water bunga telang yang kaya manfaat. Berbagai pilihan menu unggulan seperti alpukat mix kurma, guava, sirsak, hingga buah beat selalu menjadi buruan para pencinta kuliner sehat.

"Varian favorit seperti buah beat mix nanas dan kurma sangat diminati karena tidak pernah sisa dan selalu habis terjual," sebut Akhmad.

Ia menegaskan, konsistensi harga juga menjadi strategi utama dalam menjangkau seluruh kalangan masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi. "Harganya tetap rata Rp10.000 sejak awal merintis hingga sekarang agar bisa dinikmati siapa saja," terang Ahmad Akso.

Dalam memasarkan produknya menurut owner Hanana Jus ini, ia menjalin kerja sama strategis dengan menitipkan produk pada gerai jajanan UMKM dan aktif di Car Free Day Boulevard. Selain itu, sistem pemesanan online melalui media sosial dan WhatsApp turut mempermudah pelanggan dalam mendapatkan stok harian.

"Dalam sehari kami bisa menjual 100 sampai 150 botol berkat kerja sama dengan penjual makanan dan pemesanan langsung," tutur Ahmad Akso.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dukungan penuh dari pemerintah Kota Makassar turut berperan penting dalam memfasilitasi legalitas usaha dan memperluas jangkauan promosi produk lokal. Kemudahan pengurusan perizinan berusaha berbasis risiko serta sertifikat halal didapatkan secara gratis oleh pelaku UMKM.

"Pemerintah sangat mendukung dan memfasilitasi kami, bahkan sering menyediakan ruang dan informasi event untuk memperkenalkan produk ke luar daerah," kata Ahmad Akso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....