Teras Perwira Dorong UMKM Makassar Hadapi Persaingan Digital
- 19 Agt 2026 12:02 WIB
- Makassar
RRI. CO.ID, Makassar - Memperingati Hari UMKM Nasional, Grab Indonesia bersama Coca-Cola Europacific Partners Indonesia menghadirkan Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) Spesial Ulang Tahun 2026 yang di gelar salah satu hotel Makassar, Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya”, kegiatan ini menjadi ruang bagi Mitra GrabMerchant untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus mengembangkan strategi usaha melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Teras Perwira 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 1.000 Mitra GrabMerchant di 10 kota di Indonesia. Peserta mendapatkan edukasi praktis mengenai promosi digital, tren konsumen, pengelolaan usaha dan keuangan, hingga akses pendanaan.
Makassar menjadi kota pertama penyelenggaraan Teras Perwira Spesial Ulang Tahun 2026. Hal ini seiring pertumbuhan ekosistem Grab di kota tersebut. Sepanjang semester pertama 2026, jumlah transaksi di seluruh ekosistem Grab di Makassar tumbuh lebih dari 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan juga tercatat pada layanan GrabFood dan GrabMart dengan peningkatan transaksi lebih dari 15 persen. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi Mitra GrabMerchant dan UMKM lokal untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen.
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, mengatakan pelaku usaha perlu semakin cerdas memanfaatkan teknologi di tengah semakin banyaknya pilihan bagi konsumen.
“Produk yang relevan tetap menjadi fondasi, tetapi Mitra GrabMerchant juga perlu semakin cerdas dalam membaca data, meningkatkan visibilitas produk kepada konsumen yang tepat, berinovasi melalui kolaborasi, hingga memanfaatkan Artificial Intelligence (AI),” ujar Roy.
Melalui Teras Perwira, Grab memperkenalkan pemanfaatan GrabAds dan Asisten AI GrabMerchant. GrabAds membantu merchant meningkatkan visibilitas produk dan toko melalui iklan digital, sementara Asisten AI GrabMerchant dapat memberikan insight dan rekomendasi terkait performa toko, menu, strategi promosi, hingga pengembangan usaha.
Selain teknologi, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia turut membagikan strategi pengembangan penjualan melalui bundling atau penggabungan produk. Strategi tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai transaksi sekaligus memberikan pilihan menarik bagi pelanggan.
Head of Business Development Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, Yuriko Sophia Feliciani, mengatakan kolaborasi dengan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat dengan para mitra usaha, termasuk UMKM. Kami berharap pendekatan ini dapat membantu pelaku UMKM menciptakan nilai tambah bagi konsumen dan memperkuat daya saing usaha,” katanya.
Peserta juga mendapatkan materi Bisamatika yang membahas cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya layanan, serta komisi promosi. Materi tersebut diharapkan membantu merchant menentukan harga jual secara lebih cermat sekaligus mengenal akses pendanaan melalui GrabModal Mantul.
Salah satu peserta, Adli Abu Abdillah, pemilik Geprek Yuksss!!!, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan praktis dari kegiatan tersebut. Ia menyebut strategi promosi digital yang diterapkan usahanya melalui GrabAds turut memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis.
“Setelah mencoba GrabAds, ternyata pelanggan semakin banyak. Kami juga berkreasi dengan menu yang sudah ada dan berkolaborasi membuat produk bundling yang menarik, salah satunya dengan Coca-Cola,” ujar Adli.
Ia menambahkan, penerapan sejumlah strategi, mulai dari GrabAds, promosi Diskon Puas, pemanfaatan data, hingga inovasi produk, membantu usahanya meningkatkan pendapatan lebih dari 120 persen dalam satu tahun terakhir.
Melalui Teras Perwira 2026, Grab dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia berharap para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan strategi tersebut secara langsung untuk menghadapi persaingan dan membangun usaha yang semakin tangguh serta berkelanjutan.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....