Koperasi Kelurahan Merah Putih Bunga Ejaya, Dukung Usaha Anggota

  • 04 Agt 2026 18:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Koperasi Kelurahan Merah Putih, Kelurahan Bunga Ejaya, Makassar, telah mulai menjalankan berbagai program untuk mendukung pengembangan usaha anggota. Saat ini sekitar 120 anggota yang telah memenuhi kewajiban membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai modal awal koperasi. Hal tersebut di ungkapkan Nur Alim Muhayang - Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Bunga Ejaya Makassar dalam Obrolan Teras UMKM Pro4 RRI Makassar edisi Senin, 03 Agustus 2026.

Menurut Nur Alim, bantuan yang diberikan kepada anggota tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa barang atau kebutuhan usaha. Skema tersebut diterapkan agar dana yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan tidak digunakan untuk keperluan lain.

"Apabila ada anggota yang mengajukan pinjaman, koperasi akan membelikan barang sesuai kebutuhan usahanya. Misalnya, jika anggota membutuhkan modal usaha senilai Rp5 juta untuk membeli bahan atau stok dagangan, koperasi akan langsung mengantarkan barang tersebut ke toko atau tempat usaha anggota”, jelas Nur Alim.

Nur Alim menilai, penyaluran bantuan dalam bentuk barang lebih efektif dibandingkan uang tunai. Selain memastikan bantuan digunakan sesuai tujuan, barang yang diberikan juga dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha anggota.

Nur Alim menjelaskan bahwa penerima bantuan diprioritaskan bagi anggota yang telah memiliki usaha dan menjalankannya secara aktif. Sebelum bantuan diberikan, pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih, Kelurahan Bunga Ejaya Makassar terlebih dahulu melakukan penilaian terhadap perkembangan usaha anggota, termasuk melihat kondisi usaha yang telah berjalan selama beberapa bulan.

Menurutnya, koperasi belum memberikan bantuan kepada anggota yang baru berencana membuka usaha. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk kehati-hatian dalam pengelolaan dana koperasi. Bantuan permodalan diprioritaskan bagi anggota yang telah memiliki usaha berjalan sehingga dana yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan memiliki peluang pengembalian yang lebih baik. Langkah ini juga dilakukan untuk menjaga keberlangsungan keuangan koperasi sekaligus meminimalkan risiko kredit bermasalah.

"Anggota yang sudah memiliki usaha selama enam bulan hingga satu tahun akan lebih diprioritaskan karena perkembangan usahanya dapat dinilai. Hal itu juga menjadi dasar bagi koperasi dalam meminimalkan risiko serta memastikan bantuan benar-benar produktif," ujarnya.

Hingga saat ini, koperasi telah memberikan bantuan kepada sekitar 10 anggota. Meski demikian, Nur Alim menjelaskan bahwa dana utama koperasi masih dalam proses sehingga sebagian bantuan yang telah berjalan berasal dari dukungan sukarela yang diberikan untuk mendukung aktivitas koperasi. Sistem yang diterapkan koperasi menggunakan mekanisme bagi hasil setelah usaha anggota memperoleh keuntungan.

Dengan demikian, ke depan, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Kelurahan Bunga Ejaya Makassar diharapkan dapat semakin berkembang seiring tersedianya dukungan permodalan, sehingga mampu memperluas jangkauan layanan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi seluruh anggotanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....