Minyak Goreng Mahal, UMKM Sulsel Siasati Ukuran Kemasan
- 23 Jun 2026 12:55 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Kenaikan harga minyak goreng memengaruhi biaya produksi usaha para pelaku UMKM khususnya produk yang menggunakan minyak goreng sebagai bahan baku utama sehingga strategi dan inovasi perlu dilakukan. Demikian disampaikan Lia Kamaruddin, Ketua UMKM Squad Sulsel dalam perbincangan bersama RRI lewat Dialog Makassar menyapa Pagi, Senin, 22 Juni 2026.
Dikatakan, Sebagai respons, para pelaku UMKM terpaksa menyesuaikan strategi bisnis mereka untuk tetap bertahan seperti opsi pengurangan kuantitas dalam kemasan. "Kuantitasnya dikurang-kurangi atau kita menaikkan harganya, opsi pengurangan kuantitas dalam kemasan menjadi pilihan yang paling mungkin diambil saat ini dan Langkah ini dilakukan agar harga jual tetap stabil dan tidak mengejutkan konsumen,” ungkap Lia kepada RRI.
Ketua UMKM Squad Sulsel mengatakan bahwa Meskipun berat, keputusan ini menjadi dilema bagi para pelaku UMKM. Jika harga dinaikkan, ada kekhawatiran konsumen akan beralih. Namun, jika kuantitas dikurangi, mereka tetap harus memastikan kualitas produk terjaga.
Strategi ini dianggap sebagai jalan tengah agar produk tetap laku di pasaran. Para pelaku UMKM tetap berharap konsumen dapat memahami kondisi ini di tengah sulitnya bahan baku.
Lebih lanjut dikatakan, para pelaku usaha di Sulawesi Selatan berusaha sebisa mungkin untuk tidak membebankan kenaikan biaya sepenuhnya kepada pembeli. Keberlangsungan bisnis di tengah fluktuasi harga menjadi prioritas utama.
Strategi lain yang dilakukan menyikapi kenaikan harga minyak goreng ialah dengan penggunaan minyak goreng dalam jumlah yang cukup. Lia mengatakan para pelaku UMKM terpaksa meningkatkan anggaran untuk pembelian minyak goreng.
"Mereka berusaha tidak mengurangi kualitas meskipun biaya produksi membengkak. Selain opsi pengurangan kuantitas dalam kemasan, strategi lain dalam menyikapi kenaikan harga minyak goreng ialah dengan beralih ke usaha lain seperti seni atau kriya." Jelasnya
Dikatakan dengan beralih ke usaha dengan bahan baku tanpa minyak goreng maka akan sedikit membantu para pelaku UMKM mendapatkan pemasukan.
Lia Kamaruddin, Ketua UMKM Squad Sulsel dalam perbincangan bersama RRI lewat Dialog Makassar menyapa Pagi, Senin, 22 Juni 2026 optimistis bahwa dengan manajemen yang baik, produk UMKM lokal masih dapat bersaing. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan bisa membantu pelaku usaha melewati masa sulit ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....