UMKM dan Semangat Pantang Menyerah

  • 18 Mei 2026 21:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, membangun sebuah usaha bukanlah perjalanan yang mudah. Hampir semua pelaku UMKM mengalami jatuh bangun saat merintis usaha mereka. Meski demikian, sebagian besar dari mereka tidak menyerah dan terus bangkit untuk melanjutkan perjuangan.

Menurut Zaiful, S.Pd Owner dan direktur CV Pustaka Taman Ilmu dalam Obrolan Teras UMKM di Pro4 RRI Makassar Edisi Minggu, 17 Mei 2026, kegagalan merupakan bagian dari proses membangun usaha. Dalam berbagai pertemuan bersama pelaku UMKM, hampir semua mengakui pernah mengalami kegagalan. Akan tetapi, mereka juga selalu berusaha bangkit kembali.

Ipul menjelaskan bahwa alasan utama dirinya membangun usaha penerbitan buku adalah karena kecintaannya terhadap buku dan dunia literasi. Selain hobi membaca, ia juga meyakini bahwa penerbitan buku harus tetap ada demi melestarikan ilmu pengetahuan.

“Hal serupa juga berlaku bagi pelaku UMKM di bidang lain. Ada yang menjalankan usaha kuliner karena ingin orang lain menikmati makanan buatannya, ada pula yang membuka usaha demi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Alasan-alasan sederhana seperti itulah yang sering menjadi fondasi kuat dalam membangun usaha”, ujar Ipul

Dalam dunia usaha, rasa takut gagal dan rugi merupakan hal yang wajar. Namun, Ia percaya bahwa ketakutan tidak selalu harus dilawan, melainkan diterima sebagai bagian dari proses. Yang terpenting adalah membangun keberanian untuk memulai.

Menurutnya, keberanian harus lebih besar daripada rasa takut. Jika seseorang terus dikuasai rasa takut, maka usahanya tidak akan berkembang. Pengusaha besar pun mampu mencapai kesuksesan karena berani mengambil risiko besar. Bagi pelaku UMKM, langkah awal yang terpenting adalah mampu bertahan hidup dari usaha tersebut. Setelah itu, barulah usaha dikembangkan agar keuntungan meningkat dan bisnis bertumbuh menjadi lebih besar.

“Hampir semua pengusaha besar memulai usahanya dari skala kecil. Dari proses merintis itulah seorang pelaku usaha dapat memahami seluruh aspek bisnisnya, mulai dari pengurusan legalitas, pemasaran, hingga membangun relasi kerja sama”, Ucap Ipul.

Pengalaman menjadi nilai penting yang tidak selalu dimiliki oleh mereka yang langsung bekerja di perusahaan besar. Pelaku UMKM yang merintis dari nol biasanya memahami proses bisnis secara menyeluruh, dari tahap awal hingga pengembangan usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....