Kenaikan Bahan Baku Tekan Biaya Produksi Industri Minuman
- 17 Mei 2026 21:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kenaikan harga bahan baku seperti gelas, plastik kemasan, dus, hingga sedotan saat ini memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya biaya produksi per unit produk pada industri minuman. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pelaku usaha dalam menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan kualitas produk di tengah meningkatnya biaya operasional.
Dalam obrolan Teras UMKM pada hari Sabtu 16 Mei 2026 di Pro 4 RRI Makassar, Direktur PT. Tirta Rifana Gowa, Dr. Hj. Nirwana, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa lonjakan harga bahan baku kemasan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya pengeluaran perusahaan dalam proses produksi. Menurutnya, hampir seluruh komponen pendukung produksi mengalami kenaikan harga secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir.
“Bahan baku seperti gelas plastik, tutup kemasan, dus, hingga sedotan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap biaya produksi per unit produk yang kami hasilkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut membuat perusahaan harus melakukan berbagai penyesuaian agar operasional tetap berjalan optimal tanpa mengurangi mutu produk yang diterima konsumen. Efisiensi dalam penggunaan bahan baku serta pengelolaan distribusi menjadi langkah yang terus diupayakan perusahaan.
Selain itu, Dr. Hj. Nirwana menilai kondisi ini juga menjadi tantangan bagi pelaku industri lokal untuk tetap mampu bersaing di tengah meningkatnya biaya produksi. Menurutnya, perusahaan harus mampu mencari strategi inovatif agar tetap bertahan dan menjaga kepercayaan konsumen.
“Kami terus berupaya menjaga kualitas produk meskipun biaya produksi meningkat. Tantangan ini harus dihadapi dengan inovasi, efisiensi, dan pengelolaan usaha yang baik,” tambahnya.
Ia berharap adanya stabilitas harga bahan baku di pasaran sehingga pelaku usaha dapat menjalankan produksi dengan lebih optimal dan menjaga kestabilan harga produk bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....