Dari Limbah Jadi Manfaat, Cangkang Kepiting Diolah Pakan

  • 14 Des 2025 22:51 WIB
  •  Makassar

KBRN, Maros : Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Universitas Muslim Maros (Umma) menggelar pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kepiting menjadi pakan ternak di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Rinduwati, yang memaparkan teknik pengolahan limbah cangkang kepiting agar bernilai ekonomis. Selama ini, limbah tersebut merupakan sisa dari aktivitas pengolahan daging kepiting rajungan yang dipasok ke Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Limbah cangkang kepiting yang ada di Desa Ampekale selama ini hanya menjadi sampah di lingkungan sekitar permukiman warga. Padahal, jika diolah dengan tepat, dapat menjadi bahan baku pakan ternak,” ujar Rinduwati saat ditemui diwawancarai via telepon, Minggu (15/12/2025).

Dalam pelatihan tersebut, tim pengabdian memberikan pendampingan kepada masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Poklahsar Fiantika Jaya. Mereka diajarkan cara mengolah limbah cangkang kepiting menjadi pakan untuk ayam, itik, serta ikan bandeng.

Rinduwati menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap, setelah pelatihan ini, masyarakat Desa Ampekale dapat mengelola limbah cangkang kepiting secara mandiri sehingga mampu menekan biaya pakan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Ke depan, kami berharap masyarakat tidak lagi membuang limbah ini, tetapi justru mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” tambahnya.

Tim pengabdian yang diketuai Dr. Rinduwati terdiri dari Erna Mayasari, Hardianti, dan Andi Muhammad Anshar. Pada kesempatan tersebut, Rinduwati juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan kegiatan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada LPPM Universitas Hasanuddin, Pemerintah Kabupaten Maros, Camat Bontoa, Kepala Desa Ampekale, Poklahsar Fiantika Jaya sebagai mitra, serta seluruh masyarakat Desa Ampekale yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.(*)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....