Strategi Branding dan Kemasan Teh Bunga Telang untuk Pasar Modern
- 24 Mei 2026 19:36 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, MAKASSAR — Pro 4 RRI Makassar kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi para pelaku usaha lokal melalui program Obrolan Teras UMKM pada Minggu (24/5/2026). Mengusung tema "Strategi Branding dan Kemasan Teh Bunga Telang untuk Pasar Modern", dialog edukatif ini menghadirkan Radita, sosok muda kreatif sekaligus owner dari brand Taze.ra. Dalam obrolan tersebut, Radita membagikan kisah suksesnya dalam mengemas tanaman herbal tradisional menjadi minuman kekinian yang bernilai jual tinggi serta diminati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Kisah perjalanan Taze.ra bermula pada tahun 2020 lalu, di masa-masa Radita masih aktif duduk di bangku perkuliahan. Di tengah tumpukan tugas kuliah yang memicu stres dan pusing, ia rutin mengonsumsi air rebusan bunga telang sebagai terapi herbal untuk menenangkan pikiran. Berangkat dari konsumsi pribadi inilah, muncul sebuah ide brilian untuk menyulap tanaman pekarangan tersebut menjadi peluang bisnis minuman segar yang kaya akan manfaat kesehatan, sekaligus mematahkan stigma bahwa minuman herbal selalu identik dengan rasa yang hambar.
Sebagai seorang pencinta rasa asam, Radita kemudian melakukan eksperimen dengan menambahkan perasan lemon ke dalam rebusan bunga telang yang sejatinya berwarna biru alami. Kejutan visual terjadi saat air rebusan biru tersebut seketika berubah warna menjadi ungu cantik akibat reaksi keasaman lemon. Keunikan visual inilah yang kemudian ia manfaatkan sebagai strategi first impression untuk menarik minat beli masyarakat, mengingat produk bunga telang belum terlalu familiar di lidah sebagian besar konsumen pada saat itu.
"Dari visual kita itu salah satu yang membuat orang first impression untuk mencoba teh bunga telang, karena dia dari warna biru bisa berubah menjadi warna ungu karena tambahan perasan lemon. Cara kita mengedukasi bukan dari kemasan karena tampilannya nanti berbeda, jadi cara kita mengedukasi melalui media sosial yang paling sering kita lakukan itu di TikTok," ujar Radita saat menjelaskan strategi pemasarannya melalui metode storytelling di media sosial.
Meski tampilannya yang estetik dan kekinian sangat berpotensi memikat generasi muda, Radita mengungkapkan bahwa pasar Taze.ra justru sangat dinamis. Berkat edukasi yang konsisten mengenai manfaat kesehatan, produk ini berhasil merangkul semua kalangan, bahkan didominasi oleh konsumen orang tua yang terkesan dengan inovasi herbal instan ini. Melalui formulasi yang terus disempurnakan—termasuk mengganti buah leci dengan buah lengkeng impor asal Thailand demi menyiasati lonjakan harga bahan baku tanpa menurunkan kualitas—Taze.ra sukses menjaga loyalitas pelanggannya.
"Untuk kalangan sekarang banyak orang yang tidak suka madu, jadi kita ubah lagi ingredients-nya. Dulu memang kita pakai buah leci, tapi karena sekarang harga bahan baku meloncat dan kita tidak mau menaikkan harga serta kualitas, kita ganti jadi buah lengkeng. Tapi buah lengkeng yang kami pilih itu diimpor dari Thailand, jadi betul-betul memang yang besar dan mirip-mirip seperti buah leci," pungkas Radita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....