OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan lewat 198 Kegiatan dan 1.557 Duta Literasi
- 04 Agt 2026 08:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus memperluas jangkauan program literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat. Hingga Juli tahun ini, OJK Sulselbar telah melaksanakan ratusan kegiatan edukasi keuangan melalui berbagai kanal dengan melibatkan jutaan peserta di Sulsel dan Sulbar.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, pihaknya telah menggelar 198 kegiatan literasi keuangan bersama para pelaku industri jasa keuangan. Kegiatan tersebut berhasil menjangkau sebanyak 2.204.391 peserta dari berbagai kalangan.
"Untuk periode tahun ini sampai dengan Juli, OJK Sulselbar sudah melakukan 198 kegiatan bersama dengan teman-teman di POJK dengan luas cakupan mencapai 2.204.391 peserta. Ini tentu melalui banyak kanal, ada yang melalui pertemuan langsung, media sosial, RRI, hingga media mainstream lainnya," ujar Moch Muchlasin pada kegiatan media briefing yang digelar di Kantor OJK Sulselbar, Senin, 3 Agustus 2026.
Berdasarkan sasaran prioritas, masyarakat umum menjadi kelompok dengan jangkauan terbesar. OJK Sulselbar mencatat sebanyak 105 kegiatan ditujukan kepada masyarakat umum dengan total peserta mencapai 2.192.485 orang.
Sementara itu, kegiatan yang menyasar kalangan pelajar masih relatif sedikit. Hingga Juli, OJK Sulselbar telah melaksanakan 52 kegiatan bagi pelajar dengan jumlah peserta sebanyak 7.056 orang.
Menurut Muchlasin, berbagai kegiatan literasi keuangan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Di sisi lain, Muchlasin menyebut selain memperluas kerja sama, pihaknya juga memperkuat jaringan edukasi melalui pembentukan Duta Literasi Keuangan.
Program ini melibatkan mahasiswa, guru, dosen, serta berbagai komunitas yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.557 akun Duta Literasi Keuangan telah terdaftar.
"Keberadaan Duta Literasi Keuangan ini sangat penting karena ketika kami akan mengadakan kegiatan literasi di sekolah atau SMK di daerah, seperti pekan ini yang direncanakan di Parepare dan Pinrang, mereka bisa menjadi jembatan yang menghubungkan OJK dengan masyarakat maupun satuan pendidikan," kata Muchlasin.
Melalui perluasan kolaborasi dan penguatan peran Duta Literasi Keuangan, Muchlasin berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terus meningkat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat agar semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan serta terhindar dari berbagai risiko keuangan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....