OJK Catat Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp215,79 Triliun hingga April 2026

  • 28 Jun 2026 19:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat total aset perbankan di Sulawesi Selatan mencapai Rp215,79 triliun pada posisi April 2026. Nilai tersebut tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy), mencerminkan ketahanan industri perbankan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp149,46 triliun atau tumbuh 7,23 persen (yoy), serta penyaluran kredit yang juga meningkat menjadi Rp174,60 triliun atau tumbuh 5,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, mengatakan capaian tersebut menunjukkan sektor perbankan di Sulawesi Selatan masih memiliki fundamental yang kuat dan mampu menjaga stabilitas di tengah berbagai tantangan ekonomi.

"Pertumbuhan aset perbankan yang tetap positif menunjukkan bahwa industri perbankan di Sulawesi Selatan memiliki daya tahan yang baik. Hal ini didukung oleh penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit yang terus bertumbuh sehingga mampu menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah," ujar Moch Muchlasin, Sabtu, 27 Juni 2026.

Selain mencatat pertumbuhan aset, fungsi intermediasi perbankan juga tetap berjalan optimal. Hal itu tercermin dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 116,82 persen, yang menunjukkan perbankan masih aktif menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat dan dunia usaha.

Dari sisi kualitas kredit, OJK mencatat rasio Non-Performing Loan (NPL) masih berada pada level 3,74 persen, yang menandakan risiko kredit tetap terkendali melalui penerapan prinsip kehati-hatian oleh industri perbankan.

Pihaknya optimistis kinerja perbankan akan tetap terjaga sepanjang 2026. Dengan kondisi permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta kualitas kredit yang relatif sehat, sektor perbankan diharapkan terus menjadi motor penggerak pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....