OJK Dorong Klasterisasi UMKM, Salurkan Rp681,9 Miliar Kredit
- 14 Mei 2025 14:21 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Dalam rangka memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro dan kecil, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar telah menjalankan Program Pemberdayaan Ekosistem Bisnis UMKM melalui Klasterisasi. Program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat hilirisasi produk UMKM berbasis potensi lokal.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin menyampaikan bahwa klasterisasi UMKM sangat penting untuk mendorong produktivitas dan daya saing pelaku usaha di Sulawesi Selatan. Program ini juga bertujuan untuk menghubungkan UMKM dengan pembiayaan perbankan yang terstruktur.
"Hingga Maret 2025, program klasterisasi telah menjangkau sebanyak 19.526 debitur dengan total penyaluran kredit mencapai Rp681,9 miliar," ungkap Muchlasin.
Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi penerima manfaat terbesar dari program ini, dengan persentase penyaluran mencapai 46,10 persen dari total kredit.
OJK Sulselbar terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan, guna memperluas cakupan program dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan di wilayah Sulselbar.
Program ini juga menyasar pembinaan UMKM melalui pelatihan manajemen keuangan, digitalisasi usaha, serta peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Dengan klasterisasi, UMKM dapat saling terhubung dalam satu rantai nilai yang solid, sehingga meningkatkan efisiensi produksi dan akses pasar.
Selain itu, OJK Sulselbar secara aktif mendorong pelibatan pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga pendukung lainnya untuk membentuk ekosistem yang mendukung keberlangsungan UMKM. Sinergi antar pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat keberhasilan program ini dalam menumbuhkan sektor UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi OJK dalam mengarahkan pembiayaan UMKM ke sektor-sektor produktif agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(RRI/Qyswanty Ruslia))
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....