Sebanyak 11 Ribu QR Code BBM Subsidi Diblokir Pertamina

  • 19 Sep 2026 12:44 WIB
  •  Makassar

RRI. CO.ID, MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memblokir 11.093 nomor polisi kendaraan yang terindikasi menggunakan QR Code BBM subsidi tidak sesuai ketentuan hingga September 2026. Pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap transaksi BBM subsidi. Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah penyalahgunaan QR Code serta menjaga agar penyaluran BBM bersubsidi diterima masyarakat yang berhak.

Data Pertamina menunjukkan, jumlah kendaraan yang diblokir tersebar di empat wilayah kerja Regional Sulawesi. Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat mencatat angka terbanyak, yakni 6.023 nomor polisi. Selanjutnya, pemblokiran di Sulawesi Tenggara mencapai 2.355 nomor polisi, disusul Sulawesi Tengah sebanyak 2.189 nomor polisi. Sementara wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo tercatat 526 nomor polisi.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pengawasan transaksi BBM subsidi dilakukan secara berkelanjutan. "Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM Subsidi. Apabila ditemukan QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dan tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran," ujar Okky dalam keteranganya sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, penggunaan QR Code perlu disesuaikan dengan kendaraan yang terdaftar dan peruntukan BBM subsidi. Pertamina juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Okky mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan QR Code miliknya kepada orang lain. Penggunaan QR Code oleh kendaraan atau pihak yang tidak sesuai dapat teridentifikasi sebagai transaksi yang tidak memenuhi ketentuan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menggunakan QR Code milik pihak lain," jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan pengawasan dan evaluasi penyaluran BBM subsidi akan terus diperkuat di seluruh wilayah Sulawesi. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung penyaluran BBM subsidi secara tertib sekaligus memastikan produk bersubsidi dapat diterima oleh kelompok masyarakat yang memang berhak.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat yang mengalami kendala terkait QR Code maupun layanan Pertamina lainnya untuk menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135. Layanan tersebut dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan maupun informasi terkait layanan Pertamina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....