Makassar Tuan Rumah Gold Run Pertama Luar Jawa

  • 07 Sep 2026 19:28 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, MAKASSAR - PT Pegadaian resmi menghadirkan ajang lari bertajuk Gold Run di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana di luar Pulau Jawa, setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta.

Langkah ini membuktikan makin luasnya jangkauan program inovatif Pegadaian ke berbagai daerah di Indonesia. Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku, Andi Syam, menjelaskan bahwa Makassar dipilih sebagai lokasi pertama di luar Pulau Jawa karena antusiasme masyarakat Sulawesi Selatan terhadap kegiatan serupa dinilai sangat tinggi dan luar biasa.

“Event Gold Run ini adalah event pertama yang diselenggarakan di luar Jawa. Sebelumnya sudah pernah kita laksanakan di Jakarta, dan yang pertama dilaksanakan setelah Jakarta adalah di Makassar,” kata Andi Syam saat pemaparan dalam acara media gathering, Senin (7/9/2026) di Salah satu hotel di Jalan Gunung Bulusaraung Kota Makassar.

Ia menambahkan, konsep Gold Run memiliki keunikan tersendiri dibandingkan ajang lari kebanyakan. Kegiatan ini tidak sekadar mengajak masyarakat berolahraga demi kesehatan tubuh, melainkan sekaligus menjadi sarana edukasi dan literasi keuangan yang mudah dipahami semua kalangan.

Pesan utama yang ingin disampaikan adalah pentingnya menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan keuangan, di mana keduanya saling melengkapi demi kesejahteraan hidup yang lebih baik. Salah satu wujud nyata edukasi itu tertuang dalam cara penetapan biaya pendaftaran peserta.

Andi Syam menjelaskan, setiap peserta tetap dikenakan biaya pendaftaran sesuai kategori jarak lari yang diambil. Namun, dana yang disetorkan itu tidak sekadar biaya partisipasi biasa, melainkan langsung dikonversikan menjadi saldo emas milik peserta itu sendiri.

“Untuk kategori 5K, biaya pendaftaran sebesar Rp 175.000, sedangkan kategori 10K sebesar Rp 250.000,” jelasnya.

“Biaya pendaftarannya itu dikonversi ke emas. Jadi Bapak-Ibu bayar Rp 175.000 untuk 5K dan Rp 250.000 untuk 10K. Setelah bayar, nantinya dikonversi ke bentuk emas,” lanjut Andi Syam.

Peserta yang sudah mendaftar nantinya wajib menggunakan aplikasi resmi Pegadaian. Melalui aplikasi itulah nilai pendaftaran yang telah dikonversi akan masuk secara otomatis menjadi saldo emas pribadi masing-masing peserta.

Konsep inilah yang menjadi pembeda utama antara Gold Run dengan ajang lari lainnya. Peserta tidak hanya pulang membawa kenangan atau medali, tetapi juga membawa pulang investasi emas yang mulai tumbuh sejak saat pendaftaran.

Dengan cara ini, Pegadaian ingin menanamkan kebiasaan menabung dan berinvestasi emas secara ringan, terjangkau, dan menyenangkan. Nilai kecil yang dikumpulkan secara konsisten lama-kelamaan akan menjadi aset yang berharga.

Program ini juga sejalan dengan upaya memperluas inklusi keuangan masyarakat, khususnya mengenalkan bahwa investasi emas bisa dimulai dari nominal yang sangat ringan dan bisa dilakukan siapa saja. Pegadaian berharap kehadiran ajang ini di Makassar dapat diterima baik dan menjadi awal penyelenggaraan rutin di kota-kota besar lainnya di wilayah Sulawesi hingga Maluku.

Dukungan masyarakat dan media dinilai sangat penting agar pesan edukasi ini makin luas tersebar, sehingga makin banyak orang sadar pentingnya menyiapkan masa depan lewat cara yang sederhana namun pasti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....