Aisyah Bakery Andalkan Inovasi Donat untuk Bertahan di Persaingan Kuliner

  • 27 Jul 2026 09:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Usaha donat Aisyah Bakery mengandalkan inovasi produk dan menjaga kualitas sebagai strategi bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Usaha rumahan yang dirintis sejak 2021 itu kini terus mengembangkan varian produk mengikuti selera konsumen.

Owner Aisyah Bakery, Hastuti, mengatakan usaha tersebut bermula dari keinginannya mencari kegiatan produktif setelah kelahiran anak bungsunya. Dengan memanfaatkan waktu di rumah, ia mulai memproduksi donat sebagai usaha tambahan yang kemudian berkembang karena mendapat respons positif dari masyarakat.

"Dari situlah saya mencoba membuka usaha rumahan dengan memproduksi kue donat yang kemudian diberi nama Aisyah Bakery. Sejak awal, usaha yang saya jalankan masih dari rumah dengan mengandalkan peralatan yang tersedia, dengan konsistensi dalam menjaga cita rasa dan kualitas produk, donat buatan saya mulai dikenal masyarakat hingga pesanan terus meningkat dari waktu ke waktu," ujar Hastuti dalam Obrolan Teras UMKM Pro4 RRI Makassar, Minggu , 26 Juli 2026.

Menurut Hastuti, peluang usaha donat masih terbuka luas karena produk tersebut memiliki pasar dari berbagai kalangan. Namun, pelaku usaha perlu memiliki pembeda agar mampu bersaing dengan produk sejenis.

"Agar bisa bersaing, produk harus memiliki nilai tambah atau keunikan dibandingkan produk lainnya," katanya.

Aisyah Bakery menawarkan donat dengan tekstur lembut, beragam pilihan topping, serta penggunaan bahan baku berkualitas. Produk tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan selera konsumen, termasuk menghadirkan isian yang tidak terlalu manis agar dapat dinikmati berbagai usia.

Hastuti menjelaskan, inovasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Berbagai varian topping seperti gula halus, cokelat, hingga topping kekinian terus dikembangkan untuk mengikuti tren pasar, terutama minat konsumen dari kalangan muda.

"Tren terus berubah. Karena itu saya selalu berusaha mengikuti perkembangan selera konsumen agar produk donat saya tetap diminati, inovasi menjadi salah satu kunci agar mampu bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Berbagai varian rasa, tampilan produk, hingga strategi pemasaran terus saya kembangkan dengan mengikuti tren tanpa mengabaikan kualitas dan cita rasa," jelas Hastuti.

Ia optimistis usaha donat yang dirintisnya dapat terus berkembang selama mampu beradaptasi dengan perubahan pasar. Menurutnya, konsistensi menjaga kualitas produk dan keberanian menghadirkan inovasi menjadi faktor utama agar UMKM dapat bertahan di tengah persaingan.

"Kemampuan beradaptasi dengan perubahan tren, dibarengi konsistensi dalam menjaga kualitas produk, menjadi kunci agar sebuah usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah ketatnya persaingan," tutup Hastuti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....