Kemenko Ekonomi Apresiasi Transformasi Operasional MNP
- 05 Des 2025 09:33 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI memberikan apresiasi atas transformasi operasional yang dilakukan Pelindo di Makassar New Port (MNP). Kunjungan kerja dilakukan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Dida Gardera, pada Kamis (4/12/2025).
Dida mengatakan penerapan sistem Planning and Control (PnC) di MNP menunjukkan keseriusan Pelindo dalam mewujudkan efisiensi logistik nasional. “Integrasi sistem seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem pelabuhan yang modern, transparan, dan terukur,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Dida disambut Division Head Teknik Pelindo Regional 4, Debby Duakaju, serta Terminal Head TPK New Makassar, Teguh Firdaus. Rombongan meninjau langsung ruang PnC yang menjadi pusat kendali operasional terminal.
Dida menyampaikan bahwa Kawasan Timur Indonesia membutuhkan infrastruktur pelabuhan yang kuat untuk mendorong potensi perdagangan, industri, dan pariwisata. Menurutnya, MNP telah menunjukkan kesiapan menjadi simpul logistik regional. “Fasilitas yang dimiliki MNP membuka peluang besar bagi peningkatan investasi dan konektivitas antarwilayah,” tuturnya.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area dermaga. Di lokasi tersebut, rombongan melihat aktivitas bongkar muat, pergerakan alat, hingga penerapan standar keselamatan kerja yang dilakukan secara terintegrasi.
Terminal Head TPK New Makassar, Teguh Firdaus, menjelaskan bahwa MNP telah mengoperasikan fasilitas modern berstandar internasional. “Kami memastikan seluruh proses berjalan efektif, aman, dan konsisten melalui penguatan sistem, peralatan, serta peningkatan SDM,” terang Teguh.
| Baca juga: Pelindo Regional 4 Catat Pertumbuhan Positif |
Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah menjadi dorongan bagi Pelindo untuk terus meningkatkan kualitas layanan. MNP, katanya, diarahkan menjadi terminal peti kemas dengan kapasitas dan teknologi terbaik di kawasan timur.
Sementara itu, Division Head Teknik Pelindo Regional 4, Debby Duakaju, menegaskan bahwa MNP merupakan proyek strategis nasional yang dirancang mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. “Komitmen kami adalah menghadirkan pelabuhan berteknologi tinggi yang mampu menjawab tantangan logistik Indonesia timur,” ujarnya.
Dida turut memberi apresiasi atas upaya Pelindo meningkatkan standar operasional di MNP. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong sinergi antara pusat, daerah, dan BUMN untuk membangun jaringan logistik berdaya saing. “Kami berharap MNP semakin memberikan dampak bagi industri dan ketenagakerjaan di KTI,” katanya.
Teguh kemudian memaparkan bahwa MNP memiliki kedalaman -16 mLws, panjang dermaga 1.600 meter, serta kapasitas 2,5 juta TEUs untuk melayani kapal berukuran besar. Seluruh peralatan utama seperti QCC dan RTG juga telah menggunakan sumber listrik sebagai bagian dari penerapan green port.
Selain itu, kegiatan operasional telah sepenuhnya berbasis PnC dan Terminal Operating System (TOS) berstandar dunia. “Kami ingin MNP menjadi centre of excellence SDM operator terminal di Indonesia Timur,” ungkap Teguh.
Ia menutup dengan menyampaikan bahwa transformasi layanan terus dilakukan, termasuk penerapan sistem Truck Booking System (TBS) dan pengembangan Waiting Area untuk mempercepat arus logistik dan memaksimalkan pelayanan pelanggan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....