Nilai Siri Mampu Cegah Penyalahgunaan Bansos dan Judi Online

  • 10 Agt 2026 17:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan Abdul Malik Faizal menuturkan bahwa kasus rekening penerima bantuan social (Bansos) yang diduga digunakan untuk transaksi aplikasi Judi Online (Judol) banyak ditemukan di Kota Makassar daripada daerah lain di Provinsi lainnya. Kadinsos Sulsel ini mengaku, pihaknya tidak memiliki data jumlah pasti dalam kasus tersebut.

"Persoalan rekening bansos yang terindikasi judi online menurut saya tidak bisa disederhanakan. Pasalnya, kasus ini sangat kompleks dengan berbagai latar belakang," kata Kadinsos Sulsel kepada rri Minggu, 9 Agustus 2026.

Abdul Malik mengungkap, kasus serupa pernah terjadi di Kabupaten Takalar, dimana penerima bansos merupakan seorang lansia yang kehilangan hak untuk mendapatkan bantuan tersebut. "Bantuan social yang diterima di rekeningnya dipakai anaknya sendiri untuk bermain judi online tanpa sepengetahuan," beber dia.

Merespon penyalagunaan bantuan social tersebut, Jono salah satu pendengar Pro 4 RRI Makassar pada program acara Bari'Basa Senin, 10 Agustus 2026 menilai perlu adanya pengawasan lebih ketat. "Tentu ini perlu menjadi perhatian serius dan perlu pengawalan ketat dari pendamping dari pihak instansi terkait agar tidak disalahgunakan," ujar Iwan.

"Yang Utama yaitu, memberantas praktik judi online dari akarnya langsung, namun yang jadi pertanyaan, apakah mampu aparat penegak hukum membasmi praktik judi online tersebut?," tanya pendengar Pro 4 RRI Makassar ini pada acara Bari'Basa.

Sementara itu, Iwan yang juga pendengar Pro 4 RRI Makassar menilai, langkah awal yang perlu dilakukan agar bansos ini tepat sasaran yakni, melakukan peremajaan atau update data penerima. "tegas Iwan.

Namun Iwan menilai, upaya pemerintah dalam memberantas mafia atau para pemilik permainan judi online telah dilakukan baik dari pemblokiran situs hingga penangkapan langsung. "Berdasarkan informasi dan berita resmi, Komdigi telah memblokir situs judi online kurang lebih tiga juta situs dan juga penggerebekan lokasi server dan operator para situs judi online," ungkap Iwan kepada RRI.

Iwan berharap, hal Utama agar dapat terhindar dari pengaruh permainan judi online yang semakin kreatif untuk mempengaruhi seseorang yaitu Kembali kepada orang itu sendiri. "Tentu kita punya filosofi budaya bugis makassar yaitu nilai siri na pace, dimana orang akan merasa malu Ketika berbuat salah terlebih mengenai hak orang lain," tutup Iwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....