Semangat Berbagi Menumbuhkan Kepedulian Sosial di tengah Masyarakat

  • 23 Mei 2026 10:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Semangat berbagi dan kepedulian sosial merupakan nilai penting yang perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagi bukan hanya soal memiliki harta yang banyak, tetapi juga tentang adanya semangat dan keinginan untuk peduli kepada sesama.

Hal ini di ungkapkan Dr. Nur Setiawati, S.Ag.,M.Ag.,Ph.D - Wakil Dekan IV Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia , dalam Acara Obrolan Nuansa Fajar Pro4 RRI Makassar pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Nur mengatakan dalam kehidupan masyarakat, semangat berbagi dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana.

Salah satunya seperti yang dilakukan sebagian anak muda melalui kegiatan “berbagi subuh”. Mereka keluar pada waktu subuh untuk mencari pejalan kaki, pemulung, atau masyarakat yang membutuhkan bantuan, lalu memberikan makanan atau sedekah.

“Ada pula yang mengumpulkan uang receh sedikit demi sedikit, misalnya seribu rupiah setiap hari, kemudian disalurkan ke masjid atau kepada orang yang membutuhkan pada pekan berikutnya. Hal-hal kecil seperti ini menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya terlebih dahulu," ungkap Nur.

Nur menambahkan dalam ajaran Islam, perintah untuk berbagi dan bersedekah telah dijelaskan dengan sangat jelas di dalam Al-Qur’an. Umat manusia diperintahkan untuk berinfak, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Artinya, berbagi bukan hanya dilakukan oleh orang-orang yang berkecukupan, melainkan juga oleh siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga diyakini dapat melipatgandakan rezeki dan mendatangkan keberkahan dalam hidup.

“Berbagi juga tidak boleh dijadikan sekadar gaya hidup atau pencitraan semata. Inti dari berbagi adalah tumbuhnya rasa peduli terhadap masyarakat di sekitar. Banyak contoh nyata yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Ada kelompok masyarakat yang rutin menyediakan ratusan porsi makanan setiap hari Jumat untuk dibagikan kepada warga. Bahkan ketika harga perlengkapan makan semakin mahal, mereka tetap berusaha mencari solusi agar kegiatan berbagi tetap berjalan. Semangat seperti inilah yang menunjukkan ketulusan dalam membantu sesama," kata Nur.

Lebih lanjut Nur menambahkan pada bulan Ramadan, semangat berbagi biasanya semakin terasa. Banyak anak muda yang terlibat dalam kegiatan sahur bersama di jalan atau membagikan makanan kepada masyarakat pada waktu subuh. Menariknya, semangat untuk bangun dini hari demi berbagi sering kali begitu besar, padahal di luar Ramadan belum tentu mereka mudah bangun subuh. Hal tersebut menunjukkan bahwa berbagi mampu menumbuhkan energi positif dan kebahagiaan tersendiri bagi orang yang melakukannya.

“Berbagi juga dapat menumbuhkan rasa empati. Ketika melihat tetangga atau masyarakat sekitar yang memiliki keterbatasan ekonomi, hati akan tergerak untuk membantu. Bantuan itu tidak selalu harus dalam jumlah besar. Ada pedagang kecil yang setiap hari Jumat sengaja menyiapkan beberapa bungkus makanan untuk dibagikan kepada siapa saja yang lewat. Menariknya, makanan itu bukan diberikan karena tidak laku, melainkan memang sudah diniatkan sejak awal untuk sedekah. Sikap seperti ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari siapa saja, termasuk dari mereka yang hidup sederhana,"Ucap Nur.

Makna berbagi sebenarnya juga sangat luas. Berbagi tidak selalu berupa uang atau barang. Memberikan ilmu, membantu orang lain, bahkan memberikan senyuman yang tulus juga termasuk bentuk sedekah. Senyum yang sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain dan menjadi amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, berbagi mengajarkan manusia untuk memiliki kesadaran sosial, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan berbagi, seseorang akan menyadari bahwa dirinya masih memiliki kemampuan untuk membantu orang lain. Nilai ini juga menjauhkan manusia dari sifat kikir dan sombong, serta membentuk pribadi yang lebih peduli dan penuh kasih terhadap lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....