HUT 682 Sidrap, Refleksi atas Nilai-nilai Kepemimpinan

  • 16 Feb 2026 09:33 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Momentum Hari Jadi ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang pada 18 Februari 2026 mendatang, menjadi refleksi atas nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan tokoh legendaris Bugis, Nene Mallomo. Sosok yang dikenal sebagai Tau Accana Sidenreng (orang cerdasnya Sidenreng) itu hingga kini menjadi simbol keteladanan di Bumi Nene Mallomo.

Dalam falsafah Bugis, kepemimpinan Nene Mallomo digambarkan melalui syair: “Ri monriwi napampiri, ri tengngai nasiraga-raga, ri yoloi napatiroi.” Falsafah ini sejalan dengan ajaran kepemimpinan Jawa Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Maknanya, ketika berada di belakang rakyat, pemimpin menjadi pengarah dan motivator. Saat berada di tengah, ia bekerja bersama rakyat. Dan ketika di depan, ia menjadi teladan atau uswatun hasanah.

Keteladanan itu tercermin dalam prinsip tegas Nene Mallomo: “Ade’ e temmakkiana, temmakkiappo”—hukum tidak mengenal anak maupun cucu. Prinsip keadilan ini sejalan dengan sabda Muhammad SAW tentang penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Pimpinan Pesantren SEHATI Lapakolongi Sidrap, Dr. Wahidin Ar-Raffany, M.A., menilai nilai-nilai tersebut kini dihidupkan kembali oleh duet kepemimpinan H. Syaharuddin Alrif dan Hj. Nurkanaah (SAR-KANAAH).

“Model kepemimpinan Nene Mallomo yang menempatkan pemimpin sebagai teladan, penggerak, dan pengayom rakyat, hari ini kita lihat dipraktikkan oleh duet SAR-KANAAH,” ujar Wahidin dalam catatannya, 15 Maret 2026.

Menurutnya, ketika berada di depan rakyat, SAR-KANAAH menunjukkan etos kerja siang dan malam sebagai inspirasi bagi jajaran birokrasi. Kepemimpinan dipahami sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.

“Saat di tengah rakyat, mereka tidak berjarak. Menyapa, berjabat tangan, berdialog langsung, itu memberi energi dan motivasi bagi masyarakat untuk bersama membangun Sidrap,” jelasnya.

Sementara di balik layar, pengendalian pemerintahan dijalankan melalui semangat SARO MASE Sidenreng Rappang dalam bingkai nilai Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata—kerja keras tanpa menyerah akan menghadirkan rahmat Allah.

Wahidin menilai, dalam satu tahun kepemimpinan, SAR-KANAAH mampu menghadirkan perubahan signifikan dan memperkokoh posisi Sidrap sebagai lumbung pangan serta daerah pengembangan energi terbarukan.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan kepada duet SAR-KANAAH dalam mewujudkan Sidrap yang baldatun thayyibatun warabbun gafuur,” tutupnya.

Selamat Hari Jadi ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang. Saro Mase Sidenreng Rappang, Salamakki Topada Salama.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....