Ribuan Siswa MAN 1 Makassar Dapat Pesan Nur Maulana tentang Amal dan Kepedulian

  • 05 Okt 2026 20:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Suasana religius menyelimuti lapangan indoor Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar, Senin 5 Oktober 2026. Sekitar 1.000 siswa bersama guru dan tenaga kependidikan mengikuti Tabligh Akbar yang menghadirkan Dai Nasional Ustadz Nur Maulana.

Kegiatan yang digelar MAN 1 Makassar bersama Sahabat Yatim Indonesia itu tidak sekadar menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Para siswa juga diajak menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak yatim dan masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

Tabligh Akbar diawali dengan lantunan shalawat dan diakhiri dengan doa serta ajakan untuk bersedekah bagi anak yatim Palestina. Dalam ceramahnya, Ustadz Nur Maulana mengingatkan para siswa agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan kepedulian sosial.

Ia bahkan mengapresiasi antusiasme warga MAN 1 Makassar dalam mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. “Ananda sekalian tidak salah memilih madrasah. Kita melaksanakan Tabligh Akbar di madrasah yang sangat antusias menggelar kegiatan keagamaan. Saya juga alumni madrasah,” ujarnya.

Di hadapan para siswa, Nur Maulana kemudian menjelaskan tiga kategori amal dalam ajaran Islam, yakni amal ibadah, amal saleh, dan amal jariyah. Menurutnya, keberkahan hidup tidak hanya berkaitan dengan apa yang diperoleh seseorang, tetapi juga bagaimana seseorang menjalani kehidupan dengan terus memperbaiki diri dan memberi manfaat kepada orang lain.

Ia menyebut muhasabah, silaturahmi, doa, dan sedekah sebagai bagian dari upaya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. “Kebahagiaan tidak hanya dirasakan ketika menerima sesuatu, tetapi juga ketika mampu berbagi dan melihat orang lain bahagia. Dari situ tumbuh rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan masyarakat yang sedang berjuang dalam kondisi sulit,” tuturnya.

Pesan tersebut mendapat tempat penting dalam kegiatan Tabligh Akbar karena para siswa tidak hanya diajak memahami nilai agama secara teori, tetapi juga menerapkannya melalui kepedulian dan aksi nyata.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MAN 1 Kota Makassar, Nurdin, mengatakan Tabligh Akbar menjadi bagian dari agenda keagamaan sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara warga madrasah dengan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi bersama Sahabat Yatim Indonesia juga memperkuat komitmen MAN 1 Makassar dalam membangun budaya religius yang tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan menjadi bekal untuk mewujudkan cinta kepada sesama, termasuk berdonasi kepada anak yatim, baik di Indonesia maupun di Palestina,” jelas Nurdin.

Tabligh Akbar tersebut sekaligus menjadi bagian dari program Selamatkan Yatim Palestina yang diinisiasi Sahabat Yatim Indonesia. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Makassar berharap nilai keagamaan yang diterima para siswa dapat tumbuh menjadi kepedulian, empati, dan kebiasaan berbagi dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....