Ribuan Anak TK dan PAUD Semarakkan Lomba Pawai HUT RI di Makassar
- 15 Agt 2026 20:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID , Makassar - Sebanyak 152 barisan yang terdiri dari sekitar 3.000 anak TK dan PAUD se-Kota Makassar memadati Gedung Phinisi Point (PIPO) Mall Makassar pada Sabtu (15/8/2026). Kehadiran mereka untuk mengikuti Lomba Pawai Anak dan Ibu yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan PGRI Kota Makassar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Panitia Kegiatan Pawai , Andi Rismaneswati Hafid, mengungkapkan bahwa peserta yang terlibat berasal dari 14 kecamatan di Kota Makassar. Selain untuk memeriahkan HUT RI, pawai ini ditujukan untuk melatih karakter dan memupuk kerja sama anak sejak dini.
"Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka perayaan hari kemerdekaan. Selain itu, kita berusaha mengembangkan bakat minat anak, serta memupuk kerja sama dengan teman-teman dan orang tua. Sebelum tampil kan ada latihan, di situ terlihat kekompakan dan nilai karakter untuk pengembangan anak," ujar Andi Rismaneswati.
Kemeriahan acara ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu perwakilan peserta dari TK Negeri Rappocini, Bunda Ria, menyampaikan bahwa antusiasme orang tua dan anak-anak sangat luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung. Menurutnya, acara ini memberikan dampak yang sangat positif bagi tumbuh kembang anak.
"Antusias orang tua dan anak-anak sangat luar biasa. Kegiatan ini betul-betul menambah pengalaman anak-anak serta makin melatih kekompakan mereka," ungkap Bunda Ria.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi, lokasi pelaksanaan tahun ini dialihkan ke Gedung PIPO Mall Makassar guna menjamin keamanan serta kenyamanan anak-anak dari terik cuaca panas.
Mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", pihak panitia berharap para orang tua dapat terus mendukung dan melibatkan anak secara aktif dalam setiap kegiatan pengembangan diri.
"Harapan saya, orang tua bisa aktif dan mendampingi anak-anak. Jangan dilihat dari capek atau biayanya, tetapi ada manfaat positif dan pengalaman berharga yang akan terus diingat anak hingga mereka dewasa," tutur Andi Rismaneswati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....