BRI Maros Siapkan Bak Air untuk Warga Maros

  • 02 Okt 2026 20:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Musim kemarau yang berlangsung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi sebagian masyarakat. Merespons kondisi tersebut, Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Penyaluran air bersih ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons terhadap kebutuhan dasar warga, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau. Tak hanya melakukan distribusi, BRPBAPPP Maros juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat penanganan dampak kekeringan. Salah satunya melalui dukungan dunia usaha lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR.

Dukungan tersebut datang dari BRI Cabang Maros melalui program kepedulian sosial berupa pengadaan bak air. Sarana tersebut akan dimanfaatkan sebagai tempat penampungan sekaligus mendukung proses distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Keberadaan bak air diharapkan dapat memperkuat sarana pendukung distribusi, sehingga penyaluran air bersih kepada warga yang membutuhkan dapat dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Kepala BRPBAPPP Maros mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap dapat terpenuhi di tengah keterbatasan sumber air.

“Kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara optimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya Kamis 1 Oktober 2026.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi respons sementara terhadap kondisi kemarau, tetapi juga memperkuat sistem dukungan bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Dengan keterlibatan BRPBAPPP, Baznas, BRI, serta berbagai pihak lainnya, penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Maros diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....