Insiden Pesawat CASA TNI AL, Operasional Bandara Sultan Hasanuddin Tetap Normal

  • 25 Agt 2026 15:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pesawat CASA milik TNI Angkatan Laut mengalami insiden di area landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 25 Agustus 2026 sekitar pukul 11.25 WITA di runway 03-21 atau landasan pacu arah utara-selatan.

Kejadian ini menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan kondisi pesawat beredar luas di media sosial. Pihak pengelola Bandara Sultan Hasanuddin membenarkan adanya insiden tersebut.

Pj PGS Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengatakan personel bandara langsung bergerak menuju lokasi setelah mengetahui kejadian tersebut untuk melakukan penanganan. “Berdasarkan video viral yang beredar di media sosial, memang benar telah terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 11.25 di area landasan pacu utara-selatan atau runway 03-21,” ujar Taufan.

Menurut Taufan, proses penanganan masih berlangsung. Namun, insiden tersebut tidak menghentikan aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin.

Operasional penerbangan tetap berjalan normal dengan menggunakan runway 13-31 atau landasan pacu arah timur-barat. “Saat ini operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan dengan lancar dan normal. Operasional penerbangan sendiri menggunakan landasan pacu timur-barat atau runway 13-31,” jelasnya.

Hingga kini, pihak pengelola bandara belum mengungkap secara rinci kronologi maupun penyebab insiden yang melibatkan pesawat CASA TNI AL tersebut. Informasi mengenai kondisi pesawat dan langkah penanganan selanjutnya masih menunggu proses di lapangan serta keterangan resmi dari pihak terkait.

Pesawat CASA yang dioperasikan TNI AL merupakan pesawat angkut taktis ringan bermesin turboprop ganda. Pesawat tersebut dikembangkan melalui kerja sama antara pabrikan CASA asal Spanyol dan PT Dirgantara Indonesia.

Insiden pesawat militer di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin sebelumnya juga terjadi pada pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara. Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan TNI AU, insiden tersebut terjadi dalam rangkaian test flight setelah pesawat menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.

Dalam rangkaian pengujian tersebut, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan. Saat melakukan pengereman, terjadi kendala teknis sehingga sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal.

Akibatnya, pesawat keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan.

Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Setelah kejadian, pesawat kemudian ditarik menuju hanggar perawatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dipersiapkan kembali untuk melaksanakan pengujian berikutnya.

Dua insiden yang melibatkan pesawat militer tersebut terjadi dalam waktu berdekatan dan menjadi perhatian publik, terutama setelah rekaman kejadian beredar di media sosial. Meski demikian, kedua peristiwa tersebut memiliki konteks berbeda. Insiden Sukhoi terjadi dalam rangkaian test flight setelah overhaul, sedangkan insiden terbaru melibatkan pesawat CASA TNI AL di runway 03-21.

Pihak Bandara Sultan Hasanuddin memastikan aktivitas penerbangan tetap berlangsung dengan menggunakan runway 13-31. Sementara penanganan terhadap pesawat CASA yang mengalami insiden masih dilakukan.

Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian berdasarkan potongan video yang beredar dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....