FKP RRI Makassar Dorong Pelestarian Permainan Tradisional lewat Nostalgia Lomba

  • 06 Agt 2026 15:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Forum Komunikasi Pendengar (FKP) RRI Makassar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali permainan dan lomba tradisional dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Imbauan tersebut disampaikan dalam program dialog interaktif IKATTE yang disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 4 Makassar FM 92,5 MHz dan kanal YouTube RRI Pro 4 Makassar pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Ketua FKP RRI Makassar, Eko Senior, menyampaikan bahwa momentum peringatan 17-an selayaknya dijadikan wahana untuk bernostalgia sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal yang kini semakin tergerus oleh kemajuan teknologi. Menurutnya, lomba-lomba tradisional seperti balap karung, tarik tambang, egrang, hingga lari kelereng memiliki nilai sosial dan filosofi kebersamaan yang sangat tinggi.

Ia menilai pergeseran gaya hidup generasi muda saat ini yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai (gadget) menjadi tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan tradisi lokal. Oleh karena itu, hadirnya kembali perlombaan rakyat secara fisik di lingkungan RT, RW, maupun sekolah menjadi sangat krusial untuk membangun kembali interaksi sosial secara nyata.

Eko menambahkan bahwa permainan tradisional bukan sekadar hiburan musiman menjelang Hari Kemerdekaan, melainkan media edukasi karakter anak bangsa. Lewat lomba tradisional, anak-anak diajarkan nilai kejujuran, sportivitas, kerja sama tim, serta daya juang pantang menyerah yang selaras dengan semangat para pahlawan kemerdekaan.

Dalam siaran dialog yang dipandu oleh host Wahyuni Kadir tersebut, antusiasme masyarakat tercermin dari banyaknya tanggapan dan masukan pendengar yang masuk melalui sambungan telepon interaktif serta fitur live chat aplikasi RRI Digital. Banyak pendengar merindukan suasana kehangatan warga saat menggelar pesta rakyat perlombaan tradisional seperti pada era 1990-an.

Pihak FKP RRI Makassar juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan lembaga penyiaran publik RRI dalam mengampanyekan kegiatan kebudayaan dan kearifan lokal secara konsisten. Sinergi ini diharapkan mampu menggerakkan pemuda dan komunitas lokal agar aktif menjadi pelopor pelestarian budaya daerah di Sulawesi Selatan.

Menutup dialog tersebut, Eko Senior mengimbau para tokoh masyarakat, pihak sekolah, dan organisasi pemuda untuk mengutamakan jenis perlombaan berbasis kearifan lokal pada perayaan Agustusan tahun ini. Langkah kecil dari lingkungan terdekat dinilai akan berdampak besar dalam menjaga identitas dan warisan budaya bangsa Indonesia dari kepunahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....