Keutamaan Puasa Arafah bagi Umat Islam jelang Iduladha

  • 10 Mei 2026 09:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Iduladha.

Dilansir dari Muslim.or.id, Puasa Arafah memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa selama dua tahun. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Dari Abu Qotadah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” Hadis tersebut menjadi dasar anjuran kuat melaksanakan Puasa Arafah bagi umat Islam.

Dalam penjelasan tersebut, para ulama menerangkan bahwa dosa yang dihapus melalui Puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil. Sementara dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah ﷻ.

Puasa Arafah juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Momentum ini dianjurkan untuk diisi dengan puasa, dzikir, sedekah, dan amal saleh lainnya.

Selain mendatangkan pahala besar, Puasa Arafah menjadi bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah ﷻ. Ibadah sunnah ini juga mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....