Data Cuaca BMKG Hadir untuk Nelayan, Petani hingga Para Ahli

  • 22 Mar 2026 19:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca dan iklim yang diproduksinya bukan hanya konsumsi para ahli, melainkan kebutuhan nyata seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Nelayan, petani, pelaku usaha, hingga masyarakat umum didorong untuk memanfaatkan data BMKG dalam pengambilan keputusan sehari-hari.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan bahwa BMKG mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjadikan data cuaca sebagai acuan dalam berbagai aktivitas. Aksesibilitas informasi cuaca yang mudah dijangkau menjadi prioritas dalam layanan publik BMKG.

"Informasi cuaca dan iklim bukan hanya untuk ahli, tetapi untuk semua orang: nelayan, petani, pelaku usaha, hingga masyarakat umum," kata Ardhasena di Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman resmi BMKG (bmkg.go.id).

BMKG menyediakan beragam produk informasi yang dapat diakses secara luas, mulai dari prakiraan cuaca harian, peringatan dini cuaca ekstrem, hingga prediksi iklim bulanan. Seluruh produk ini tersedia melalui berbagai kanal digital, termasuk aplikasi Info BMKG yang dapat diunduh secara gratis.

Bagi nelayan dan pelaku pelayaran, informasi cuaca maritim BMKG menjadi panduan keselamatan saat melaut. Prakiraan gelombang tinggi dan arah angin yang akurat membantu nelayan memutuskan waktu yang aman untuk berlayar atau tetap di dermaga.

Petani pun memperoleh manfaat besar dari informasi curah hujan dan prakiraan musim yang diterbitkan BMKG secara berkala. Data tersebut membantu penentuan waktu tanam yang tepat serta antisipasi terhadap ancaman kekeringan atau banjir yang dapat merusak hasil panen.

BMKG terus berinovasi menghadirkan informasi yang mudah dipahami oleh semua kalangan, bukan hanya yang berlatar belakang ilmu meteorologi. Dampak nyata observasi BMKG, menurut Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, bukan sekadar angka di layar, melainkan informasi yang menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlanjutan kehidupan.

"Pengamatan hingga peringatan dini adalah awal dari melindungi masa depan. Melalui data yang akurat hari ini, kita sedang membangun perisai keselamatan untuk hari esok," ujar Faisal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....