Sebanyak 11 Alsintan Tiba di Maros, Petani Dibekali Mesin Hadapi El Nino

  • 30 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Kabupaten Maros kembali memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan dari pemerintah pusat. Sebanyak 11 unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani di Desa Bonto Talasa, Kabupaten Maros, Rabu 30 September 2026.

Bantuan tersebut terdiri atas tujuh unit combine harvester dan empat unit rotavator. Kehadiran peralatan ini diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen, sekaligus meningkatkan efisiensi usaha tani.

Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam mengatakan, bantuan alsintan merupakan bagian dari dukungan Kementerian Pertanian untuk memperkuat produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Maros. "Dukungan sarana produksi menjadi penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, termasuk kondisi El Nino yang dapat memengaruhi ketersediaan air dan produktivitas lahan" urainya.

"Bantuan tersebut juga melengkapi dukungan pemerintah terhadap petani Maros dalam menghadapi persoalan pengairan. Hingga saat ini, hampir 500 unit pompa pertanian disebut telah disalurkan kepada kelompok tani di berbagai wilayah Kabupaten Maros", tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Jamaluddin, mengatakan keberadaan pompa pertanian menjadi salah satu upaya membantu petani yang memiliki sumber air, tetapi mengalami kendala dalam proses pompanisasi. Ia meminta kelompok tani yang memiliki sumber air, namun kesulitan melakukan pompanisasi dan berpotensi mengalami gagal panen, segera melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pertanian.

"Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat memetakan kebutuhan di lapangan dan menentukan bentuk dukungan yang diperlukan petani, khususnya untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan pasokan air" urainya.

Jamaluddin menegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan tersebut diberikan secara gratis kepada kelompok tani yang telah ditetapkan sebagai penerima. "Petani diminta tidak memberikan pungutan, biaya tambahan, maupun mahar dalam proses penerimaan bantuan" harapnya.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah mencegah adanya pihak yang memanfaatkan program bantuan dengan meminta imbalan kepada kelompok tani. Di sisi lain, penyaluran bantuan alsintan kali ini turut mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Maros melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Pendampingan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tersebut disalurkan kepada kelompok tani sesuai daftar penerima yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Kasi Datun Kejari Maros, Mona Lasisca Sugiyanto, mengatakan pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok tani yang menerima.

Kejaksaan mengingatkan agar bantuan alsintan tidak berhenti pada kegiatan penyerahan secara seremonial. Peralatan yang telah diterima harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian. "Kelompok penerima juga diingatkan untuk melakukan pencatatan dan melaporkan penggunaan alsintan secara berkala. Hal ini dinilai penting agar keberadaan alat pertanian yang bersumber dari dukungan pemerintah dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya" tegasnya.

Dengan tambahan tujuh combine harvester dan empat rotavator, pemerintah berharap kapasitas mekanisasi pertanian di Maros semakin meningkat. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petani menghemat waktu dan tenaga, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas. Di tengah ancaman dampak El Nino, dukungan alsintan dan pompa pertanian menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keberlangsungan produksi pangan.

Pemkab Maros optimistis penguatan sarana pertanian, disertai pendampingan dan pengawasan penyaluran, dapat membantu petani mempertahankan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....