HSU Belajar Pertanian dari Lumbung Pangan Sidrap

  • 08 Sep 2026 21:46 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menyambangi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, untuk mempelajari pengelolaan sektor pertanian, Selasa (8/9/2026). Kunjungan kerja tersebut dipimpin Wakil Bupati HSU Hero Setiawan dan diterima langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.

Bupati Sidrap turut didampingi Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kepala Bapperida Herwin, serta jajaran Bapperida. Hero Setiawan mengatakan, Sidrap dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Selatan dengan produktivitas pertanian yang cukup tinggi.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar dan melihat langsung berbagai strategi yang diterapkan Pemkab Sidrap dalam mengelola sektor pertanian,” kata Hero.

Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam hormat dari Bupati HSU yang belum dapat hadir secara langsung dalam kunjungan tersebut. “Saya ucapkan permohonan maaf dan salam hormat dari Bupati kami. Karena beliau belum berkesempatan hadir di sini, namun mengutus saya untuk datang,” ujarnya.

Hero menilai HSU dan Sidrap memiliki kesamaan, yakni sama-sama mempunyai potensi besar di sektor pertanian. Namun, karakteristik lahan di kedua daerah cukup berbeda sehingga pengalaman Sidrap dinilai relevan untuk dipelajari.

“Secara luas wilayah kami di Kalsel sebenarnya di Kalimantan wilayahnya luas, tapi secara potensi pertanian lebih luas di sini. Dan potensinya itu mirip dengan di sini. Miripnya di sektor pertanian,” katanya.

Menurut Hero, sebagian besar lahan pertanian di HSU memiliki karakteristik rawa. Sementara Sidrap lebih banyak mengandalkan sawah tadah hujan dan sawah irigasi. “Bedanya, karakteristik tanah di tempat kami lebih banyak rawa. Sementara di Sidrap lahannya lebih dominan sawah tadah hujan dan irigasi. Ini yang ingin kami pelajari bagaimana pengelolaannya,” tambahnya.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyambut baik kunjungan Pemkab HSU. Ia menilai perbedaan karakteristik wilayah bukan menjadi penghalang untuk saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kami senang disambangi saudara dari Kalsel. Walaupun berbeda karakteristik tanah, tapi semangat memajukan petani dan menjaga ketahanan pangan kita sama. Silakan belajar di sini, dan kita juga bisa saling berbagi,” ujar Syaharuddin.

Dalam pertemuan tersebut, Syaharuddin memaparkan sejumlah program pertanian yang dijalankan Pemkab Sidrap, di antaranya peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 300, program Listrik Masuk Sawah, serta berbagai langkah penanganan dampak El Niño. Pembahasan juga mencakup pompanisasi, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga penguatan kelembagaan kelompok tani sebagai bagian dari strategi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang studi tiru, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama antara Sidrap dan Hulu Sungai Utara dalam pengembangan pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di masing-masing daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....