Jaga Lingkungan, Munafri Dorong Masjid Jadi Teladan Kelola Sampah
- 30 Sep 2026 11:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong masjid mengambil peran dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Tabligh Akbar dan Diskusi Bulanan DPP IMMIM bertema “Kiblat Tepat, Masjid Bersih: Ikhtiar Menyempurnakan Ibadah dan Mewujudkan Tata Kelola Masjid Berkelanjutan di Kota Makassar” yang berlangsung di Gedung IMMIM, Rabu, 30 September 2026.
Munafri menyebut, masjid memiliki posisi strategis karena berada di tengah permukiman dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan masjid dapat menjadi sarana untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan.
Ia menyebut Pemerintah Kota Makassar kini berupaya mengubah pola pengelolaan sampah, salah satunya dengan melakukan pembenahan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa. Menurutnya, pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa persoalan sampah dapat ditangani apabila dilakukan secara bersama-sama dan konsisten.
“Dan kalau ini (pembenahan sampah) bisa dilakukan, pasti yang baik-baiknya mudah untuk dilakukan,” kata Munafri.
Di sisi lain, Munafri menyampaikan pembenahan di TPA Tamangapa telah menunjukkan hasil, karena sejumlah upaya yang dilakukan di antaranya menutup area terbuka untuk mengurangi bau dan mencegah sampah dari rumah tangga langsung dibuang ke TPA.
Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga menyangkut masa depan dan warisan yang akan diberikan kepada generasi berikutnya. “Kita bicara tentang warisan, kita bicara tentang generasi yang akan datang. Apa iya kita wariskan kepada generasi yang akan datang tumpukan sampah, kota yang jorok, kota yang kotor, kota yang tidak sehat?” ujarnya.
Olehnya itu, Munafri mengajak masyarakat mengambil langkah perubahan dalam pengelolaan sampah, meskipun perubahan tersebut membutuhkan proses dan penyesuaian perilaku. Ia mengatakan pemerintah juga mulai mendorong pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat dan rumah tangga. Menurutnya, perubahan di tingkat tempat pemrosesan akhir harus diikuti dengan perubahan pola pengelolaan sampah dari sumbernya.
“Kita ingin mewariskan kepada generasi yang akan datang, kota yang sehat, kota yang bersih, kota yang indah,” tutur Munafri.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan semakin kuat, termasuk melalui masjid yang dapat menjadi contoh nyata dalam membangun lingkungan bersih, sehat, dan tertata secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....