Makassar Kembangkan Budidaya Jamur sebagai Inovasi Urban Farming
- 22 Sep 2026 10:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Budidaya jamur menjadi salah satu inovasi pertanian modern yang mulai dikembangkan di Kota Makassar. Melalui pendekatan teknologi dan pemberdayaan masyarakat, budidaya ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pertanian perkotaan yang produktif dan berkelanjutan.
Upaya pengembangan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Budidaya Jamur yang digelar Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali bersama Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan metode pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah perkotaan.
Pelatihan yang mengusung tema “Optimalisasi Budidaya Jamur sebagai Inovasi Pertanian Perkotaan yang Produktif dan Berkelanjutan di Kota Makassar” tersebut diikuti oleh Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Makassar.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin 21 September 2026 hingga Rabu 23 Septembe 2026, yang dilaksanakan di Hotel Remcy Panakkukang Makassar dan Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali. Budidaya jamur dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah perkotaan karena tidak membutuhkan lahan luas serta dapat dilakukan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia.
Selain menjadi alternatif produksi pangan, komoditas ini juga memiliki peluang ekonomi bagi masyarakat.
Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, mengatakan pengembangan budidaya jamur menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan perkotaan melalui konsep urban farming.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat penting karena menjadi bagian dari program pemerintah dalam memanfaatkan lahan di Kota Makassar yang kita fokuskan untuk budidaya jamur. Ini merupakan bagian dari konsep urban farming yang dapat dikembangkan oleh masyarakat perkotaan,” ujar Prof. Muammar.
Menurutnya, budidaya jamur tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pangan, tetapi juga dapat menjadi sektor ekonomi baru yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Ternyata manfaat jamur ini sangat banyak, salah satunya dapat menambah energi dan memiliki nilai ekonomi. Selain itu, pengembangan budidaya jamur juga dapat menjadi sentra ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dekan Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Herman Nursaman, MP, menjelaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menghadirkan inovasi pertanian yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
“Kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dengan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar ini akan terus kami jalin ke depan. Kolaborasi ini bukan hanya terkait budidaya jamur, tetapi juga berbagai program pemerintah yang dapat dikembangkan bersama,” jelas Herman.
Ia berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam menerapkan teknologi dan pengetahuan baru di bidang pertanian.
“Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani sehingga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dilakukan bersama UIM Al-Gazali dalam mendukung pengembangan pertanian perkotaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah dilakukan bersama Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali. Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kota Makassar untuk mendapatkan pengetahuan baru terkait budidaya jamur,” ungkap Aulia.
Ia menyebutkan bahwa pengembangan sektor pertanian di Kota Makassar melibatkan lebih dari 300 kelompok tani yang terus didorong untuk meningkatkan produktivitas.
“Harapan kami setelah pelatihan ini, budidaya jamur dapat dikembangkan oleh kelompok tani di Kota Makassar. Jangan disia-siakan pelatihan hari ini, karena ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk pengembangan usaha ke depan,” tuturnya.
Menurut Aulia, pengembangan budidaya jamur ke depan diharapkan dapat melahirkan kelompok-kelompok usaha baru yang bergerak di bidang pertanian perkotaan.
“InsyaAllah ke depan akan semakin banyak kelompok budidaya jamur di Kota Makassar. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....