Munafri Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas lewat Akses KUR

  • 29 Agt 2026 07:30 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendorong pelaku usaha mikro dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) meningkatkan skala usaha melalui akses permodalan perbankan. Salah satunya melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi Bank Mandiri dan Pemkot Makassar dalam rangkaian Makassar Cooperative Expo 2026 di Balai Manunggal, Jumat, 28 Agustus 2026.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan akses permodalan menjadi salah satu faktor penting dalam membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya. Pemerintah daerah berupaya mempertemukan pelaku usaha binaan dengan sektor perbankan.

Menurutnya, pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan pendampingan dalam mengembangkan produk, tetapi juga membutuhkan dukungan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas usaha. “Dari hasil asistensi yang dilakukan oleh teman-teman koperasi, sudah menghubungkan beberapa pelaku usaha dengan dunia perbankan. Tadi sudah kita lihat ada akses keuangan melalui KUR tanpa agunan sampai ada yang seratus juta,” ujar Munafri.

Munafri menilai tambahan modal tersebut dapat menjadi suntikan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnis. Namun, akses pembiayaan harus diikuti dengan pengelolaan keuangan yang baik agar modal digunakan sesuai peruntukannya.

Karena itu, pemerintah tidak hanya menghubungkan UMKM dengan perbankan, tetapi juga memberikan pendampingan dalam pengelolaan keuangan. Pendampingan tersebut diharapkan membuat pelaku usaha mampu mengelola modal secara tepat dan produktif.

Dikatakan, modal yang diperoleh melalui KUR harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan usaha, seperti meningkatkan kapasitas produksi, menambah peralatan atau memperluas pemasaran. Dengan demikian, pembiayaan dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan usaha.

Munafri menyebut program tersebut menjadi bagian dari fungsi pemerintah sebagai fasilitator dalam meningkatkan kelas UMKM. Pemerintah berupaya membuka akses yang lebih luas agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas. “Ini akan memberikan suntikan modal, sehingga tidak hanya dilakukan pendampingan dalam rangka pengelolaan keuangan supaya modal yang diberikan benar-benar berfungsi sebagai modal, tidak dipakai untuk yang lain, untuk meningkatkan skala usaha yang mereka miliki,” jelasnya.

Ia berharap fasilitasi akses pembiayaan tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari kegiatan Expo. Pemerintah akan melihat perkembangan usaha penerima pembiayaan sebagai bahan evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Munafri berharap pada pelaksanaan evaluasi tahun berikutnya semakin banyak pelaku usaha yang mampu meningkatkan kelas usahanya setelah mendapatkan tambahan modal dan pendampingan. Langkah tersebut diharapkan turut memperkuat pergerakan ekonomi kerakyatan di Kota Makassar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....