Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Munafri Dorong Koperasi Bertransformasi

  • 29 Agt 2026 07:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya penguatan koperasi sebagai salah satu pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Makassar Cooperative Expo 2026 di Balai Manunggal, Jumat, 28 Agustus 2026.

Munafri mengatakan keberadaan koperasi di tingkat masyarakat, termasuk di kelurahan, memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, koperasi perlu membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan kekuatan ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Ia menilai koperasi harus kembali menjadi wadah ekonomi masyarakat yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Penguatan koperasi juga dinilai penting untuk mewujudkan perekonomian yang berlandaskan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Sekarang dengan hadirnya kembali, tumbuhnya kembali koperasi, kita berharap apa yang selama ini dinyatakan oleh warga masyarakat tentu bisa menjadi kenyataan bahwa koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang paling handal dan tidak ada yang lain,” ujar Munafri.

Munafri menekankan koperasi di era saat ini tidak boleh lagi identik dengan pola pengelolaan konvensional. Koperasi dituntut mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dikatakan, penerapan digitalisasi transaksi serta pengelolaan koperasi yang akuntabel menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggota. Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap penguatan koperasi, Pemkot mendorong percepatan pembentukan dan penguatan koperasi di 153 kelurahan se-Kota Makassar. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional di bidang perkoperasian.

Munafri berharap koperasi di tingkat kelurahan dapat segera beroperasi secara optimal dan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Keberadaan koperasi diharapkan mampu menjadi wadah bagi warga untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat perekonomian di tingkat lokal.

Selain pembentukan koperasi, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga melakukan pembinaan dan pendampingan kepada koperasi serta pelaku UMKM. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas usaha hingga perluasan akses pasar melalui inkubator bisnis. “Untuk itu, sebagai bentuk keberpihakan pemerintah Kota Makassar, kita mendorong percepatan pembentukan dan penguatan koperasi di 153 kelurahan se-Kota Makassar sebagai wujud dukungan terhadap program strategis nasional,” jelas Munafri.

Dalam pembukaan Makassar Cooperative Expo 2026, Pemkot Makassar juga mendorong fasilitasi akses layanan perbankan dan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses permodalan sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan, dengan tetap menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Adapun event ini berlangsung selama 28 hingga 30 Agustus 2026 dan sekitar 35 tenant UMKM serta 20 tenant koperasi se Kota Makassar ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain itu, pembukaan Makassar Cooperative Expo juga dirangkaikan dengan penyerahan KUR kepada pelaku usaha dan pemberian penghargaan kepada pengurus koperasi dengan kategori koperasi sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....