Distribusi BBM Sinjai Timur Normal, Antrean SPBU Berangsur Teratasi
- 26 Agt 2026 18:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sinjai - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Sinjai dan wilayah sekitarnya dalam kondisi aman. Penyaluran ke lembaga penyalur juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya antrean panjang kendaraan di SPBU 74.926.02 Sinjai Timur, Jalan Poros Sinjai–Kajang, Desa Mangarabombang, yang sempat mencapai sekitar 100 meter dan berlangsung kurang lebih selama sepekan.
Pertamina Patra Niaga kemudian melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, realisasi penyaluran, hingga perkembangan antrean di wilayah tersebut. Dari hasil pemantauan, diketahui sempat terjadi keterlambatan distribusi BBM ke lembaga penyalur.
Namun, saat ini proses distribusi telah kembali berjalan normal sehingga kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Sinjai dapat dilayani secara bertahap.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pengawasan terhadap aktivitas di SPBU. Pemantauan dilakukan mulai dari ketersediaan stok, pola penyaluran, hingga kesesuaian transaksi dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi pembelian berulang, potensi penyalahgunaan, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu pemerataan distribusi BBM bersubsidi.
Di SPBU dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi, Pertamina turut mengaktifkan petugas marshalling untuk membantu mengatur arus kendaraan. Pengaturan ini dilakukan agar antrean tetap berada di area aman, pelayanan berlangsung tertib, serta tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan normalisasi distribusi menjadi bagian dari langkah Pertamina dalam menjaga ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di SPBU.
“Kami terus memantau kondisi penyaluran BBM di Sinjai, termasuk di SPBU yang mengalami peningkatan antrean. Sempat terdapat keterlambatan distribusi, namun saat ini penyaluran sudah kembali normal. Kami juga mengaktifkan marshalling di lokasi dengan tingkat kepadatan tinggi agar pelayanan dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi terus diperkuat agar produk tersebut diterima masyarakat sesuai peruntukannya. Pertamina juga mengimbau masyarakat melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan mengikuti arahan petugas SPBU selama proses pengisian berlangsung.
Pertamina Patra Niaga terus melakukan evaluasi terhadap pola kebutuhan BBM di setiap wilayah serta menyesuaikan penyaluran berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Koordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait juga dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Masyarakat yang mengalami kendala layanan, menemukan dugaan penyalahgunaan, atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menyampaikan informasi melalui layanan Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....