RRI Makassar Perkuat Kompetensi ASN lewat Pelatihan Teknologi Digital
- 24 Agt 2026 14:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar – Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan pemanfaatan teknologi dan platform digital. Upaya tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan pegawai dengan perkembangan teknologi sekaligus perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Kepala RRI Makassar, Anom Andadari, mengatakan pelatihan yang diikuti jajaran RRI menjadi bagian dari penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam menjalankan tugas di tengah perkembangan ekosistem media yang semakin dinamis.
Menurutnya, peningkatan kompetensi bukan hanya menjadi kewajiban bagi setiap ASN, tetapi juga merupakan bentuk investasi bagi lembaga. Kemampuan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan memberikan manfaat bagi RRI secara keseluruhan.
“Ini menjadi salah satu bagian dari tugas kami, baik sebagai ASN maupun sebagai media, di mana kita harus melakukan penguatan kompetensi. Ini bukan hanya investasi untuk diri sendiri, tetapi juga investasi untuk lembaga RRI,” ujar Anom, Senin, 24 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pekerjaan. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membuat proses produksi maupun penyebaran informasi RRI menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Anom menjelaskan, perkembangan teknologi telah membawa perubahan terhadap cara masyarakat mengakses informasi. Kondisi tersebut menuntut RRI untuk terus beradaptasi dan memberikan inovasi dalam mengembangkan produk siaran maupun konten yang dipublikasikan melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat memberikan warna baru terhadap produk dan paket informasi yang dihasilkan RRI. Konten yang dibuat tidak hanya harus informatif, tetapi juga mampu menarik minat pendengar serta pengguna berbagai platform digital.
“Bagaimana kita memanfaatkan teknologi dan digital untuk memperlancar pekerjaan yang telah kita laksanakan, kemudian juga memberikan warna kepada produk-produk dan paket-paket RRI agar dapat diminati oleh pendengar dan peminat platform,” jelas Anom.
Ia menambahkan, perubahan karakter audiens yang berlangsung cepat menjadi tantangan tersendiri bagi insan RRI. Karena itu, pegawai dituntut untuk terus melakukan inovasi dan menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan teknologi yang tersedia.
Kecepatan dan ketepatan dalam menyampaikan informasi, kata Anom, tetap menjadi bagian penting dari tugas insan RRI. Namun, tuntutan tersebut kini harus diiringi kemampuan memanfaatkan teknologi agar informasi dapat dikemas dan disebarluaskan secara lebih efektif kepada masyarakat.
Anom berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ke dalam pekerjaan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menghasilkan produk RRI yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat serta dampak positif bagi pendengar dan masyarakat.
Adapun seluruh ASN RRI Makassar dan RRI SP Bone mengikuti pelatihan Artificial Intelligence for Content Creation pada 24 hingga 28 Agustus 2026 secara daring dan dibuka langsung oleh Kepala RRI Makassar, Anom Andadari di Kantor RRI Makassar, Senin, 24 Agustus 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....