Warna-Warni Karnaval Anak Meriahkan HUT ke-81 RI di Pantai Losari

  • 22 Agt 2026 16:06 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Suasana berbeda mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Puluhan anak tampil ceria mengenakan busana bernuansa budaya dalam Karnaval Anak dan Budaya yang digelar Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan bersama Komunitas Kepsek Sahabat, Jumat, 21 Agustus 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, H. Aminuddin, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, pendekatan kreatif seperti karnaval dapat menjadi media pendidikan karakter yang mudah diterima anak-anak.

“Anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan. Karena itu, mari kita tanamkan sejak dini rasa cinta kepada bangsa, budaya, persaudaraan, dan nilai-nilai kebaikan,” kata H. Aminuddin.

Ia menjelaskan, pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Keluarga dan lingkungan sosial juga memiliki peran besar dalam memberikan pengalaman serta nilai-nilai positif kepada anak.

Menurutnya, kegiatan budaya seperti karnaval memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar secara langsung. Mereka belajar tampil percaya diri, menghargai perbedaan, sekaligus memahami bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa.

“Anak-anak tidak hanya bermain dan tampil, tetapi belajar mengenal keberagaman, menghargai perbedaan, mencintai budaya dan memahami bahwa Indonesia dibangun dari banyak perbedaan,” ucap H Aminuddin.

H. Aminuddin juga mengingatkan agar makna kemerdekaan tidak berhenti pada kemeriahan lomba maupun karnaval. Semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan dalam sikap menjaga persatuan, menghormati sesama, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.l

“Anak-anak perlu memahami bahwa kemerdekaan adalah amanah untuk menjaga persatuan, menghargai keberagaman dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” tuturnya.

Kemeriahan semakin terasa ketika anak-anak berjalan dan tampil mengenakan pakaian adat serta busana bertema kemerdekaan. Ekspresi ceria dan keberanian mereka menjadi gambaran bahwa kecintaan terhadap budaya dapat ditanamkan sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan.

Karnaval tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa perbedaan budaya bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus dikenalkan, dihargai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui kegiatan ini, Muslimat NU Sulsel bersama Komunitas Kepsek Sahabat turut mendorong terciptanya ruang positif bagi anak-anak untuk belajar, berekspresi, dan membangun rasa persaudaraan.

Dari Anjungan Pantai Losari, pesan sederhana pun mengemuka: mengenalkan budaya kepada anak hari ini berarti menyiapkan generasi yang lebih percaya diri, toleran, dan mencintai Indonesia di masa depan.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....