BTN Perluas Akses Hunian, Pengamat : Ekonomi Daerah Ikut Bergerak
- 02 Mar 2026 14:47 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar : Bank Tabungan Negara (BTN) dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Muh. Asdar, di Makassar, Senin , 2 Maret 2026.
Menurut Asdar, sebagai bank yang fokus pada sektor perumahan, BTN menjadi garda terdepan dalam mendukung pemenuhan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. “Peran BTN dalam memperluas akses kepemilikan rumah sangat besar. BTN menjadi kebanggaan karena konsisten membuka akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebijakan pembiayaan yang dijalankan BTN memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan daya beli masyarakat, khususnya di sektor perumahan. Dukungan kredit kepada pengembang maupun calon pemilik rumah dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi secara luas.
Asdar menyebut, satu unit rumah sedikitnya melibatkan 70 sektor ekonomi terkait, mulai dari industri bahan bangunan seperti semen, pasir, bata, tegel, hingga seng, serta sektor tenaga kerja. “Pekerja yang terlibat juga menciptakan perputaran ekonomi. Mereka makan, membeli kebutuhan sehari-hari, sehingga terjadi transaksi barang dan jasa yang membuat ekonomi terus bergerak,” jelas Asdar.

Ke depan, BTN direkomendasikan tetap fokus pada sektor perumahan rakyat sebagai arus utama bisnisnya, sekaligus memperluas ekosistem pembiayaan untuk membantu masyarakat memiliki rumah. Menurutnya, langkah tersebut sangat strategis dan bernilai tinggi bagi perekonomian nasional.
Dukung Program Tiga Juta Rumah
BTN juga menegaskan komitmennya mendukung program perumahan Presiden yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Vice President Kepala Kantor Wilayah BTN Sulampua, Ali Irfan Ali, mengatakan sekitar 60 persen portofolio perumahan BTN masih menyasar segmen menengah ke bawah. Meski demikian, BTN tetap menyediakan produk non-subsidi guna menjaga pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan.
Di Sulawesi Selatan, BTN memfokuskan penyaluran rumah subsidi di wilayah Bone, Gowa, dan Maros. Sementara di kota-kota besar, pembangunan lebih diarahkan pada rumah non-subsidi melalui kolaborasi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Lembaga Dana Pensiun (LDP).

Komitmen BTN dalam mendukung akses perumahan juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Rizkha (39), pegawai di Dinas Sosial Kota Makassar yang merupakan penyandang disabilitas netra kategori low vision.
Rizkha yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bekerja sebagai staf administrasi di Unit Rehabilitasi Anak Usia Dini Inang Matutu. Meski memiliki keterbatasan penglihatan, ia tetap aktif menjalankan tugas, mulai dari administrasi hingga mendampingi anak-anak dalam aktivitas harian.
“Secara jelas memang staf administrasi, tapi pekerjaannya banyak yang non-teknis,” ujarnya.
Sebagai penyandang low vision, Rizkha masih dapat mengenali warna, cahaya, dan pergerakan, namun tidak bisa melihat detail kecil. Hal tersebut tidak menghalanginya untuk bekerja penuh waktu dan hidup mandiri.
Pada 2022, sebelum resmi menjadi P3K, Rizkha berhasil mengakses pembiayaan rumah subsidi melalui BTN. Prosesnya didampingi oleh pihak pengembang Dreamland Alexander di wilayah Moncongloe, mulai dari pengurusan berkas hingga verifikasi.
“Berkas saya diverifikasi, lalu ada konfirmasi langsung dari BTN, bahkan mereka sempat datang ke tempat kerja untuk memastikan,” jelasnya.
Proses tersebut memakan waktu sekitar enam bulan. Untuk rumah subsidi itu, Rizkha membayar uang muka sebesar Rp500 ribu dengan total biaya awal sekitar Rp18,5 juta. Saat ini, cicilan bulanannya berkisar Rp1.193.000.
Keberhasilan Rizkha menjadi gambaran konkret bahwa program perumahan bersubsidi mampu memberikan manfaat nyata, termasuk bagi penyandang disabilitas, untuk memiliki hunian layak dan hidup lebih mandiri serta sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....