SMKN 2 Pangkep Bentuk Tim Awasi Program MBG
- 21 Agt 2026 10:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Pangkep – SMK Negeri 2 Pangkep membentuk tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah. Pengawasan dilakukan untuk memastikan makanan yang diterima siswa tetap terjaga dari sisi menu, kebersihan, distribusi, dan keamanan pangan.
Kepala UPT SMK Negeri 2 Pangkep, H. Rusli, dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, edisi Kamis, 20 Agustus 2026 mengatakan sekolahnya menjadi salah satu penerima awal program MBG di wilayah Pangkep dan sejauh ini tidak mengalami kendala. Menurutnya, makanan yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
“Alhamdulillah, kalau di SMKN 2 Pangkep, termasuk kami yang pertama dapatkan program ini, tidak ada kendala bagi kami selama ini,” kata Rusli.

Rusli menyebutkan, siswa juga menyukai menu makanan yang diberikan SPPG setiap hari. Ia mengatakan, hingga saat ini belum melihat adanya kendala yang dialami siswa setelah menerima dan mengonsumsi makanan dari program MBG.
Meski demikian, Rusli mengakui adanya kekhawatiran setelah muncul kasus gangguan kesehatan akibat makanan di sejumlah daerah. Untuk mengantisipasinya, sekolah membentuk tim yang dikoordinasikan guru yang memiliki keahlian di bidang gizi.
“Dengan adanya ini, saya selaku Kepala UPT membentuk tim khusus untuk ini. Ada guru yang koordinator yang bertugas setiap hari memantau dan melihat menunya,” ujarnya.
Tim tersebut turut memantau proses distribusi makanan hingga diterima siswa di kelas. Sekolah juga mengedukasi siswa mengenai kebersihan sebelum makan, termasuk mencuci tangan dengan memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan yang tersedia di sejumlah lokasi sekolah.
Selain pengawasan internal, pihak sekolah rutin berkoordinasi dengan Pihak SPPG terutama terkait menu makanan dan kondisi siswa saat kegiatan belajar berlangsung. Rusli juga menyambut baik keterlibatan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan dalam pengawasan dan pemberian pelatihan kepada SPPG.
Rusli berharap program MBG terus berlanjut karena dinilai memberikan manfaat bagi siswa, terutama karena sebagian besar peserta didik di sekolahnya berasal dari kalangan menengah ke bawah. “Harapan saya semoga untuk program ini tetap berlanjut karena manfaatnya sangat besar sekali,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....