Biringkanaya Perkuat Antisipasi Kebakaran di tengah Musim Kekeringan
- 20 Agt 2026 12:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kecamatan Biringkanaya memperkuat kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah. Selain berdampak pada ketersediaan air bersih, kondisi cuaca kering juga membuat lingkungan lebih rentan terhadap penyebaran api.
Camat Biringkanaya, Maharuddin mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena kondisi lingkungan yang kering dapat memperbesar risiko terjadinya kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya kejadian kebakaran yang terjadi sebelumnya.
Menurutnya, persoalan kekeringan tidak hanya harus dilihat dari sisi ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dari potensi bencana lain yang dapat muncul akibat kondisi lingkungan yang minim air.
“Kalau untuk kekeringan ini, apalagi terkait dengan kebakaran, kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena dalam kondisi seperti ini sangat mudah terjadi kebakaran,” ujar Maharuddin, Kamis, 20 Agustus 2026.
Sejumlah wilayah di Kecamatan Biringkanaya saat ini mengalami dampak kekeringan, terutama Kelurahan Untia, Bulurokeng, dan Laikang. Pemerintah kecamatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar melakukan intervensi untuk memastikan masyarakat di wilayah tersebut tetap mendapatkan akses terhadap air bersih.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni penyediaan tandon air bagi RT dan RW yang mengalami kesulitan air. Bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi dampak kekeringan terhadap aktivitas masyarakat.
Hingga saat ini, sebanyak 10 tandon telah disalurkan ke wilayah yang membutuhkan. Pemerintah kecamatan terus memantau kondisi lapangan untuk mengetahui kebutuhan tambahan apabila persediaan air di tandon telah habis.
Selain penyediaan air bersih, pemerintah kecamatan terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Pengawasan di lingkungan masing-masing juga diperlukan, terutama terhadap sumber api dan aktivitas pembakaran yang dilakukan saat kondisi cuaca kering.
Maharuddin berharap masyarakat turut berperan dalam mencegah kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana. Kolaborasi masyarakat dan pemerintah dinilai menjadi kunci untuk menghadapi dampak kekeringan sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran di wilayah Biringkanaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....