CKG Maros Jangkau 129 Ribu Warga, Deteksi Penyakit Terus Didorong

  • 16 Agt 2026 20:44 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Maros terus digenjot untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong deteksi penyakit sejak dini.

Hingga 8 Agustus 2026, sebanyak 129.221 orang di Kabupaten Maros telah menjalani pemeriksaan melalui program CKG.

Capaian tersebut setara dengan 65,66 persen dari target pemeriksaan yang ditetapkan pemerintah daerah untuk tahun ini. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Hasan Rahim, mengatakan capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis cukup tinggi, namun pelayanan masih terus diperluas untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

"Dari total penduduk Kabupaten Maros yang mencapai sekitar 427.850 jiwa, pemerintah menargetkan sebanyak 196.811 orang atau sekitar 46 persen dari jumlah penduduk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sepanjang 2026, " ucapnya Minggu, 16 Agustus 2026.

"Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Dinas Kesehatan Maros tidak hanya mengandalkan pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga menerapkan pola pelayanan yang lebih aktif dengan mendatangi masyarakat secara langsung.

Tim CKG dari 14 puskesmas di Kabupaten Maros secara bergantian turun ke desa dan kelurahan untuk memberikan layanan pemeriksaan kepada masyarakat yang belum memanfaatkan program tersebut, " tambahnya.

Langkah jemput bola ini dilakukan untuk mengatasi kendala akses sekaligus memastikan program CKG dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan. "Sebanyak 80 desa dan 23 kelurahan di Kabupaten Maros telah didukung tenaga kesehatan, termasuk perawat dan bidan, untuk membantu memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan, "tuturnya.

Meski capaian secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 65 persen, Dinas Kesehatan Maros masih mencatat adanya sejumlah wilayah yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena tingkat partisipasinya masih relatif rendah.

Hasan Rahim menyebut Kecamatan Cenrana baru mencapai sekitar 43,10 persen, sementara Kecamatan Mandai berada di angka 45,34 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan untuk terus mendorong tenaga kesehatan di tingkat puskesmas agar meningkatkan pelayanan jemput bola dan mengajak masyarakat yang belum melakukan pemeriksaan agar segera memanfaatkan program CKG.

Dengan strategi tersebut, Dinas Kesehatan Maros optimistis target 196.811 peserta dapat tercapai paling lambat pada akhir November hingga pertengahan Desember 2026.

Program CKG tidak hanya berfokus pada pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah, tetapi mencakup berbagai aspek kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kelompok usia masyarakat.

Pemeriksaan antara lain mencakup kondisi jantung dan paru-paru, kesehatan jiwa, hingga deteksi tuberkulosis atau TBC.

Pelayanan juga diberikan berdasarkan siklus hidup, sehingga jenis pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok usia. Pada bayi dan anak-anak, pemeriksaan diarahkan untuk memantau tumbuh kembang sekaligus mendeteksi penyakit sejak dini. Sementara pada kelompok lanjut usia, pemeriksaan lebih diarahkan pada deteksi penyakit tidak menular serta berbagai penyakit kronis yang berpotensi muncul seiring bertambahnya usia.

Program CKG di Maros pun diharapkan tidak hanya meningkatkan angka cakupan pemeriksaan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan tidak harus menunggu munculnya keluhan. Melalui penguatan pelayanan di 14 puskesmas, dukungan tenaga kesehatan di 80 desa dan 23 kelurahan, serta strategi jemput bola, Pemerintah Kabupaten Maros terus berupaya memastikan semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara gratis.

Dengan capaian 129.221 pemeriksaan hingga 8 Agustus 2026, Dinas Kesehatan Maros masih memiliki waktu untuk mengejar selisih menuju target 196.811 peserta, sekaligus memastikan program pemeriksaan kesehatan gratis benar-benar menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Maros.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....