Sulsel Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan

  • 16 Agt 2026 06:32 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong investasi tidak berhenti pada pengolahan bahan mentah. Plt Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Nirmalasari Haya, saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar, Jumat, 14 Agustus 2026 mengatakan hilirisasi menjadi perhatian pemerintah.

Hilirisasi dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat perekonomian. Menurut Nirmalasari investasi perlu diarahkan hingga menghasilkan produk jadi dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

“Konsentrasi investasi saat ini tidak hanya pada hulu, tetapi juga hilirisasi,” kata Nirmalasari.

Ia mencontohkan rumput laut sebagai komoditas Sulawesi Selatan yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Rumput laut dapat diolah menjadi karagenan, produk kesehatan, farmasi, makanan, dan berbagai produk turunan lainnya.

Namun, Nirmalasari menyebut ekspor komoditas tersebut masih banyak dilakukan dalam bentuk bahan mentah. “Ketika sampai di hilirisasi industri, nilai tambahnya sangat besar dan nilai ekonominya juga besar,” kata Nirmala.

Sulawesi Selatan memiliki beragam potensi sumber daya alam yang tersebar di 24 kabupaten dan kota. Potensi tersebut antara lain rumput laut, garam Jeneponto, kopi Toraja, kakao, udang, serta berbagai komoditas lainnya.

Pemerintah kemudian memetakan kawasan berdasarkan karakteristik dan potensi unggulan masing-masing daerah. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan menarik investasi sekaligus mendorong pengolahan komoditas di daerah asalnya.

Hilirisasi juga dinilai dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru dan memperbesar manfaat investasi bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....