Menjadi Benteng Pertama Anak, Orang Tua Imbau Perkuat Iman, Ilmu, dan Doa

  • 07 Agt 2026 14:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pembentukan karakter anak yang shalih memerlukan proses panjang yang dimulai dari kesiapan mental serta spiritual orang tua. Hal ini ditegaskan Penceramah dari Ikatan Da'i Muda Indonesia (IDMI), Ustadz H. Gunawan Mustakim dalam siaran program Dialog Nuansa Fajar di RRI Pro 4 Makassar pada Jumat, 7 Agustus 2026.

"Sehingga sosok seorang ayah yang menjadi benteng pertama dalam mendidik anak harus memiliki iman, harus memiliki ilmu, dan tentu amal shalih," kata Ustadz Gunawan Mustakim.

H. Gunawan menjelaskan, orang tua memegang peranan utama sebagai benteng pertama dalam pendidikan karakter anak. Ia menambahkan, pendidikan tersebut tidak dapat dibentuk secara instan melainkan membutuhkan keteladanan yang konsisten.

Selain keteladanan menurut Penceramah IDMI ini, fondasi utama dalam membimbing anak adalah penanaman nilai ketauhidan dan pencegahan dari perbuatan syirik sejak dini. Hal tersebut ungkap Gunawan, merujuk pada konsep pendidikan keluarga yang dicontohkan dalam Al-Qur'an melalui kisah Luqman Al-Hakim.

"Makanya pondasi pertama seorang Luqman yang mengatakan, 'Wahai anakku, janganlah engkau menysekutukan Allah dengan sesuatu apapun, karena kesyirikan itu adalah kezaliman yang paling besar,'" ujar Ustadz Gunawan Mustakim.

Ustad H. Gunawan menerangkan, guna mencetak generasi yang shalih dan shalihat, orang tua diminta tidak hanya mengandalkan ilmu, melainkan senantiasa mengiringi tumbuh kembang anak dengan doa. Doa orang tua dipandang sebagai kekuatan spiritual utama yang mampu menembus batas untuk kebaikan anak.

"Tidak akan mungkin menjadi shalih dan shalihat kecuali dalam tiga konsep tadi: yang pertama adalah keteladanan, yang kedua senantiasa beramal shalih, dan yang ketiga senantiasa mendoakan anak-anak kita," tutur Ustadz Gunawan Mustakim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....