Menteri LH Minta Daerah Waspadai Ancaman Kebakaran Kemarau Panjang
- 05 Agt 2026 20:26 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang hingga November 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan, lahan, dan tempat pemrosesan akhir (TPA). Pemerintah daerah juga diminta memperkuat upaya mitigasi sejak dini.
Ia mengatakan, seluruh armada pemadam kebakaran harus disiagakan selama musim kemarau. Pembasahan TPA juga perlu dilakukan karena kandungan gas metana berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun merokok di kawasan TPA.
"Ini El Nino benar-benar panjang, sampai bulan November masih panas. Jadi saya minta semua pemda dan pemkot waspada, kerahkan pemadam kebakaran dan lakukan pembasahan TPA," kata Jumhur, saat memberikan keterangan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, kebakaran akan sulit dikendalikan apabila penanganan terlambat dilakukan. Karena itu, pemerintah daerah diminta fokus pada langkah pencegahan selama tiga hingga empat bulan ke depan. Upaya mitigasi dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
"Jadi saya minta paling tiga sampai empat bulan ini kita waspada. Sekali sudah terbakar, susah kita mitigasi. Karena itu harus dicegah sejak awal," ujarnya.
Selain kesiapsiagaan menghadapi kemarau, Jumhur Hidayat menyatakan Kementerian Lingkungan Hidup terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pengelolaan lingkungan. Koordinasi dilakukan tidak hanya di kawasan aglomerasi, tetapi juga di daerah lain yang memiliki karakteristik berbeda. Pemerintah menyiapkan berbagai strategi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Ia berharap seluruh pemerintah daerah memperkuat pengawasan dan edukasi kepada masyarakat selama musim kemarau. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan risiko kebakaran dan dampak lingkungan yang ditimbulkan. "Pastikan tidak ada yang membakar sembarangan dan tidak ada yang merokok di kawasan TPA," tegasnya. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....