Munafri: Kerukunan Jadi Fondasi Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
- 31 Jul 2026 20:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar.
Pernyataan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri pengukuhan pengurus Forum Kemanusiaan Lintas Agama (FKLA) Sulawesi Selatan di Aula Keuskupan Agung Makassar, Jumat 31 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi terbentuknya FKLA Sulsel yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga harus menjadi penggerak terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk saling bertemu dan merawat keberagaman yang telah kita bangun selama ini. Kota ini tidak menyediakan tempat untuk satu agama saja, tetapi menyediakan seluruh sudut kotanya agar seluruh masyarakat dapat hidup dan tumbuh bersama," ujarnya.
Munafri mengatakan keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Ia menyebut penghargaan Harmony Award yang diterima Kota Makassar pada 2024 menjadi bukti komitmen bersama dalam merawat toleransi dan kerukunan.
Menurutnya, semangat kemanusiaan tidak boleh dibatasi oleh perbedaan agama. Dalam situasi bencana maupun kondisi sosial lainnya, bantuan harus diberikan kepada siapa pun yang membutuhkan tanpa melihat latar belakang keyakinan.
Ia juga menekankan bahwa kerukunan memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah. Stabilitas sosial dan keamanan menjadi faktor penting yang menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Makassar.
"Kalau setiap hari ada konflik horizontal atau konflik keagamaan, orang tidak akan mau datang. Dasar dari segalanya adalah kerukunan antarumat beragama yang harus kita jaga dengan baik," katanya.
Selain itu, Munafri mengajak seluruh elemen lintas agama berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Kota Makassar. Salah satunya dengan mendorong sekolah swasta milik organisasi keagamaan membantu menampung peserta didik yang belum memperoleh tempat di sekolah negeri, dengan dukungan pembiayaan dari Pemerintah Kota Makassar melalui APBD.
Ia juga mengajak para tokoh agama mendukung program pengelolaan sampah yang mulai diterapkan di Makassar. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar turut membangun budaya hidup bersih dan menjaga lingkungan.
Munafri berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, organisasi lintas agama, dan komunitas kemanusiaan terus diperkuat demi mewujudkan Makassar sebagai kota yang aman, inklusif, harmonis, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....